Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Orang Kaya Mah Bebas, Jeff Bezos Kirim Wanita Pertama ke Bulan

Alya Ramadhanti , Jurnalis-Selasa, 08 Desember 2020 |11:58 WIB
Orang Kaya Mah Bebas, Jeff Bezos Kirim Wanita Pertama ke Bulan
CEO Amazon Jeff Bezos (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Bos Amazon Jeff Bezos memposting video uji mesin BE-7 di akun Instagramnya. Dia mengatakan mesin ini yang akan membawa astronot wanita pertama ke bulan.

Video diambil dari pengujian minggu ini di NASA Marshall di Huntsville, Alabama. NASA berencana mengirim seorang wanita ke bulan pada tahun 2024.

Baca Juga: Orang Terkaya di Dunia Jeff Bezos 'Sebar' Duit Rp11 Triliun

NASA akan menerbangkan satu astronot pria dan satu astronot wanita. Hal ini akan menjadi kali kedua manusia menginjakkan kaki di permukaan bulan sejak pendaratan terakhir Apollo pada 1972.

Nasa mengumumkan, Blue origin menjadi salah satu perusahaan yang dipilih untuk membuat mesin ini. Blue origin berhasil mengembangkan mesin BE-7, yang akan membawa astronot ke bulan.

Menurut Blue Origin, mesin ini mampu menghasilkan daya dorong 10.000 pound. Jika mesin ini berhasil membawa astronot ke bulan, hal ini akan menguntungkan dan membawa nama baik Tim Nasional HLS (Human Landing System), yang terdiri dari Blue Origin, Lockheed Martin (LMT), Northrop Grumman (NOC) dan Draper.

Sebelumnya, Jeff Bezos yang memiliki kekayaan bersih sekitar USD183 miliar (Rp2.500) triliun, baru saja menggelontorkan 16 hibah senilai USD791 juta (Rp11 triliun) untuk menanggulangi dampak perubahan iklim terhadap dunia.

“Hari ini, dengan senang hati saya mengumumkan penerima Bezos Earth Fund yang pertama, 16 organisasi yang memiliki solusi inovatif untuk melawan perubahan iklim, yaitu donasi senilai USD791 juta, ini hanyalah awal dari komitmen USD10 miliar saya untuk mendanai ilmuwan, aktivis, dan LSM,” tulis Bezos dalam akun instagram pribadinya @jeffbezos.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement