Sedangkan, saham Bentoel Internasional Investama tidak ada pergerakan Rp0 atau 0,00% di Rp370. Frekuensi perdagangan saham RMBA mencapai 304 kali dengan 1,28 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp491,09 juta. Price Earning Ratio (PER) -17,91 dan Market Cap Rp13,47 triliun.
Lalu, saham Wismilak Inti Makmur turun Rp5 atau 0,84% ke level Rp590. Frekuensi perdagangan saham WIIM mencapai 19.755 kali dengan 300,87 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp185,46 miliar. Price Earning Ratio (PER) 8,62 dan Market Cap Rp1,25 triliun.
"Diumumkan bahwa ada pajak 12,5% ini tinggi dari perkiraan analisis efeknya market itu luar biasa Gudang Garam itu auto reject yang turun ke bahwa 7%. Akhirnya indeksnya turun," kata VP Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Al Fatih .
(Kurniasih Miftakhul Jannah)