JAKARTA - Pandemic covid-19 dampaknya sangat luas. Bukan hanya di sektor keuangan, pun demikian di pasar modal.
Menurut Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yunita Linda Sari, pada awal Maret 2020, pasar modal Indonesia sudah mengalami fluktualitas atau volatilitas.
"Maret kita alami penurunan IHSG yang sangat dalam. Kalau dihitung itu hampir 50% dari akhir tahun 2019 dan kita sempat hit ke level 3.900-an waktu itu," kata Yunita dalam acara IDX Channel bertema Update Kebijakan dan Pengawasan Sektor Pasar Modal, Rabu (16/12/2020).
Bukan hanya di secondary market atau ekuitas market saja, lanjut dia, tetapi di sektor reksadana juga mengalami penurunan signifikan.
Meski demikian, dengan berbagai kebijakan yang dilakukan perlahan pasar modal Indonesia sudah mulai menunjukkan peningkatan yang positif.
Per 14 Desember saja, IHSG sudah kembali ke posisi 6.000-an walaupun tak sebesar akhir tahun 2019. Kala itu, IHSG masih mengalami pertumbuhan negatif 4,5%.
Sementara reksadana, per 14 Desember sudah mengalami kenaikan Nilai Aktiva Bersih (NAB) sekitar 3,8% sedangkan jumlah produk reksadana mengalami kenaikan 1,5%.
Adapun dari sisi primary market, di pasar modal sudah mengalami sedikit aktivitas walaupun dibandingkan tahun lalu ada penurunaan dari sisi jumlah dan value.
Jika dibandingkan dengan pasar modal regional, menurut dia, Indonesia paling tinggi atau memberikan efektifitas kepada emiten baru.
"Jadi sampai hari ini sudah ada 48 emiten baru. Sebanyak 44 emiten saham, lalu empat-nya emiten baru dari surat utang. Selain itu antara lain ada penawaran umum berkelanjutan dan right issue yang secara total sebesar Rp114,6 triliun. Angka itu kalau kita lihat dari sisi kegiatan secondary dan primary-nya," jelas Yunita.
Dia melanjutkan, kegiatan atau transaksi yang dilakukan oleh ritel investor domestik jika dibandingkan tahun lalu ada penambahan jumlah Nomor Single Investor Identification (SID). Per 14 Desember saja, sudah ada 1.610.000 sedangkan pada akhir tahun 2019 sebesar 1.100.000 investor. "Ini artinya ada kenaikan yang sangat luar biasa sekitar 50%" ucap dia.
CM
(Yaomi Suhayatmi)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.