JAKARTA - Pemerintah terus berupaya meningkatkan aliran investasi. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun dengan mendukung pembukaan kantor perwakilan First Abu Dhabi Bank (FAB) di Indonesia.
Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal BKPM Riyatno menyampaikan, bahwa pembukaan kantor perwakilan FAB menunjukkan bahwa kalangan perbankan mulai tertarik masuk ke Indonesia untuk melayani klien-klien potensial dari Persatuan Emirat Arab (PEA).
"BKPM selaku lembaga yang bertanggung jawab melakukan koordinasi penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri tentu akan support," ujarnya dalam keterangan pers, Rabu (16/12/2020).
Baca Juga: BKPM Gelar Market Sounding Proyek Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie
Menurut Riyatno, pembukaan Kantor Perwakilan Perusahaan Asing (KPPA) yang dilakukan melalui Online Single Submission (OSS) di BKPM tersebut akan menjadi awal bagi FAB untuk nantinya membuka cabang di Indonesia.
"Keberadaan Bank dari PEA tersebut tentu akan sangat mendukung investor PEA yang akan menanamkan modalnya di Indonesia," kata dia.
Baca Juga: Bos Daihatsu: Pasar Indonesia Terus Berkembang
Salah satu dukungan yang dapat dilakukan dalam mendorong investasi adalah melalui pembiayaan maupun pemberian pinjaman bagi proyek-proyek yang terkait dengan PEA.
Data BKPM menunjukkan investasi dari PEA selama 5 tahun terakhir tercatat mencapai USD259 juta yang terdiri dari 338 proyek investasi dan menyerap 9.900 tenaga kerja Indonesia.
Sementara itu, Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdula Salem Alhadheri menambahkan bahwa keberadaan FAB akan mendukung peningkatan investasi kedua negara. "Investasi kedua negara juga mulai meningkat dan membutuhkan dukungan dari perbankan," ungkapnya.
Sementara Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis menambahkan bahwa FAB adalah bank besar yang harus dimanfaatkan oleh pengusaha kedua negara. "
Dengan adanya FAB, maka upaya untuk menarik investasi PEA ke Indonesia akan lebih mudah. Setidaknya pengusaha PEA yang sudah familiar dengan FAB akan menggunakan layanan mereka," papar mantan Atase Perdagangan di KBRI Kairo ini.
FAB merupakan bank terbesar di PEA dengan total aset mencapai AED 822 miliar atau 224 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp3.152 triliun pada tahun 2019. FAB juga merupakan bank yang sudah go public, dan masuk dalam daftar 50 bank besar dunia dari sisi kapitalisasi pasar. Bank FAB juga telah hadir dan mempunyai kantor cabang di lima benua, termasuk di kawasan Asia Pasifik.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.