Industri Properti Tak Langsung Sembuh meski Ada Vaksin Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 16 Desember 2020 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 16 470 2328830 industri-properti-tak-langsung-sembuh-meski-ada-vaksin-covid-19-zFL2SonQNs.jpg Industri Properti (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia akhirnya kedatangan vaksin Covid-19 sebanyak 1,2 juta dosis beberapa waktu lalu. Adapun vaksin yang didatangkan dari China tersebut merupakan produksi dari salah satu perusahaan asal negeri tirai bambu Sinovac Biotech.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Totalindo Eka Persada Andre Chandra Biantoro mengatakan adanya vaksin memang sedikitnya akan berdampak positif bagi sektor konstruksi dan properti. Adapun vaksin sendiri diperkirakan akan mulai disuntikan pada awal 2021 mendatang.

"Kalau proyeksi kami mungkin vaksin ini saat ini kalau diimplementasikan di tahun 2021 akan sedikit berpengaruh positif terhadap kinerja dari properti itu," ujarnya dalam acara public expose di Hotel Harris Tebet, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Baca Juga: Meneropong Peluang dan Tantangan Industri Properti 2021 

Namun menurut Andre, dampaknya baru akan terasa pada tahun 2022 atau 2023. Karena pada tahun 2021 vaksin baru akan disuntikan secara bertahap oleh pemerintah.

"Dan mungkin baru mulai dirasakan di 2022 dan 2023. Tapi kami berharap di 2021 adalah masa pemulihan, kemudian di 2022 sudah mulai membaik," jelasnya.

Berdasarkan perkiraan dari Andre, pada 2021 pemerintah akan memasuki masa pemulihan. Kemudian pada 2022 akan memasuki masa perbaikan. Dan satu tahun berselang atau pada 2023, baru para pelaku industri konstruksi maupun properti merasakannya efeknya.

"Sehingga dari sisi kami dari sisi pelaku di jasa konstruksi tentunya mengalami efeknya di 2023. Sepertinya demikian," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini