Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Resmi Melantai di BEI, Victoria Care Indonesia Kantongi Rp100 Miliar

Aditya Pratama , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |11:28 WIB
Resmi Melantai di BEI, Victoria Care Indonesia Kantongi Rp100 Miliar
saham (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Victoria Care Indonesia Tbk hari ini resmi melakukan penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode VICI masuk sebagai perusahaan tercatat ke-49 di bursa pada tahun 2020.

Adapun masa penawaran umum VICI berlangsung mulai Selasa, (8/12/2020) sampai dengan Jumat (11/12/2020). Perseroan menawarkan 1,01 miliar saham atau setara 15,03 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran sebesar Rp100 per saham. VICI akan mengantongi dana segar Rp100,8 miliar dari IPO.

 Baca juga: Jelang Tutup Tahun, BEI Bakal Kedatangan Emiten Baru

Direktur Utama Victoria Care Indonesia, Billy Hartono Salim mengatakan, dalam memproduksi seluruh barang konsumsinya (consumer goods) VICI selama ini selalu mengedepankan inovasi produk. Semangat ini terus mendorong munculnya beragam produk personal care baru yang sesuai dengan permintaan pasar.

Inovasi ini dilakukan dengan penambahan varian produk. Misalnya penambahan beragam warna pastel pada produk pewarna rambut Miranda. Sebagai catatan VICI saat ini memiliki market share terbesar untuk produk pewarna rambut di pasar domestik untuk segmen middle-to-low. Di samping itu, VICI juga berhasil memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) dalam peluncuran produk pewarna rambut Miranda varian baru pastel color series.

 Baca juga: Jelang IPO, Airbnb Kehilangan Banyak Duit akibat Covid-19

Inovasi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar, dengan cara mengadakan event pewarnaan rambut serentak di 34 provinsi dengan peserta sebanyak 1.500 orang dan disiarkan secara daring langsung dari 34 provinsi. “Kita disambut 10 ribu viewers lebih. Ini membuat kita yakin ke depan akan menunjang sales kita,” ujar Billy dalam keterangan tertulis, Kamis (17/12/2020).

Billy menambahkan, pihaknya juga akan terus mengeluarkan beragam produk baru sesuai dengan tren dan kebutuhan industri. Baik tren dan kebutuhan di pasar domestik maupun internasional.

“Jadi hal-hal baru yang demand di pasar apa yang diperlukan. Kita dengan cepat melakukan penyesuaian di R&D (Research and Development) kami. Jadi R&D kami dalam waktu sekitar 6 bulan itu dan tim marketing bekerja ekstra keras untuk mengadaptasi dan memenuhi kebutuhan demand itu. Jadi itu yang kita lakukan. Kita one step ahead di depan kompetitor,” kata dia.

Berbagai inovasi produk personal care yang dibuat oleh VICI, terbukti berhasil mendorong rata-rata pertumbuhan penjualan hingga 30 persen per tahun dalam kurun waktu empat tahun terakhir. “Di bottom line-nya, laba bersihnya setiap tahun melonjak luar biasa,” tuturnya.

Adapun perusahaan kosmetik dan perawatan tubuh ini akan menggunakan 26 persen dana IPO untuk membeli aset tetap berupa tanah dan bangunan demi menunjang fasilitas pergudangan Victoria Care. Sementara sisanya, sekitar 74 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional perseroan.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement