Share

Vaksin Covid-19 Gratis hingga Keputusan BI Jadi Obat Kuat Rupiah

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 17 Desember 2020 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 320 2329208 vaksin-covid-19-gratis-hingga-keputusan-bi-jadi-obat-kuat-rupiah-acsh39p0oe.jpg Rupiah Vs Dolar (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan bergerak ke level Rp14.050 per USD-Rp14.200 per USD. Sentimen stimulus fiskal hingga keputusan BI soal suku bunga acuan akan memengaruhi gerak Rupiah.

Melansir Treasury MNC Bank, Jakarta, Kamis (17/12/2020), untuk hari ini akan melihat efek dari keputusan The Fed yang mengumumkan kebijakan moneternya dan berkomitmen untuk menjalankan program pembelian aset (quantitative easing/QE) sampai pasar tenaga kerja AS kembali mencapai full employment dan inflasi konsisten di atas 2%.

The Fed juga merevisi PDB AS, di tahun ini diprediksi mengalami kontraksi (tumbuh negatif) 2,4%, lebih baik dari proyeksi sebelumnya -3,7%. Sementara untuk tahun depan PDB diproyeksikan tumbuh 4,2%, lebih baik dari perkiraan sebelumnya 4%. The Fed juga berkomitmen mempertahankan suku bunga acuan <0,25% dalam waktu yang lama.

Baca Juga:Ā PSBB Diperketat Buat Rupiah Akan TerkoreksiĀ 

Kemarin, Eropa juga mengirim sentimen positif. Di tengah lonjakan kasus Covid-19, sektor manufaktur masih mampu mempertahankan ekspansi, bahkan lebih tinggi lagi. Data dari Markit menunjukkan purchasing managers' index (PMI) manufaktur Prancis sebesar 51,1 di bulan ini, naik dari bulan November sebesar 49,6. Sementara itu, PMI manufaktur Jerman tercatat sebesar 58,6, lebih tinggi dari sebelumnya 57,8. Untuk zona euro secara keseluruhan, PMI manufaktur tercatat sebesar 57,3, naik dari sebelumnya 55,6.

Kabar baik lainnya datang dari perundingan Brexit. Inggris saat ini masih dalam masa transisi Brexit yang berakhir pada 31 Desember nanti. Jika sampai batas waktu tersebut belum tercapai kesepakatan, maka akan terjadi hard Brexit yang ditakutkan membuat perekonomian Inggris merosot, dan menyeret Eropa. Perundingan antara Inggris dan Uni Eropa akhirnya menemukan titik terang. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen mengatakan sudah ada jalan menuju deal Brexit, dan beberapa hari ke depan akan menjadi penting.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan kebijakan moneternya hari ini. Perkiraan sementara suku bunga acuan tidak berubah, tetap di 3,75% yang merupakan rekor terendah. Sepanjang tahun ini, suku bunga acuan sudah turun 125 basis poin. Lebih dalam ketimbang penurunan tahun lalu sebesar 100 bps.

Ā Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

Pelaku pasar akan melihat sinyal apakah suku bunga masih berpeluang dipangkas tahun depan, atau periode pemangkasan sudah berakhir. Seandaianya BI mengindikasikan periode pemangkasan suku bunga sudah berakhir, rupiah berpeluang menguat kembali.

BerdasarkanĀ data Bloomberg, Rupiah ditutup melemah 0,04% atau 5 poin ke level 14.125/USD pada Rabu (16/12/2020). Kurs tengah BI menguat 0,14% atau 20 poin ke 14.151/USD. Pada saat yang sama dollar index tercatat melemah 0,33% menjadi 90.176.

Dari AS, kabar stimulus fiskal yang hampir pasti disetujui memberikan sentimen positif ke market. Sementara dari dalam negeri, kabar mengenai penggratisan vaksinasi Covid-19 oleh Presiden Joko Widodo disambut baik pelaku pasar, harapannya paling tidak pengeluaran masyarakat untuk vaksinasi menjadi nol, dan bisa dialihkan untuk konsumsi lainnya. Konsumsi masyarakat sendiri merupakan kontributor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini