Share

Lembaga Pengelola Investasi Disuntik Rp84 Triliun, Ini Daftar Investornya

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 21:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 320 2330424 lembaga-pengelola-investasi-disuntik-rp84-triliun-ini-daftar-investornya-RdBPjqX3FF.jpg Minat Investasi di Lembaga Pengelola Investasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah berkomitmen mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional melalui peningkatan sektor keuangan dan investasi pemerintah. Salah satunya dengan kehadiran Lembaga Pengelola Investasi (LPI) .

Lembaga keuangan yang telah menandatangani komitmen untuk berinvestasi ke LPI pada akhir November 2020 adalah The United States International Development Finance Corporation (DFC) sebesar USD2 miliar dan The Japan Bank for International Cooperation (JBIC) sebesar USD4 miliar.

Baca Juga: Menko Luhut Pede China Jor-joran Investasi di Danau Toba

“Lembaga Pengelola Investasi (LPI) telah memperoleh komitmen investasi dengan total dana USD6 miliar,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, di Jakarta, Jumat (18/12/2020)

Saat ini, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF) akan menjadi salah satu solusi pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi di tahun 2021.

Baca Juga: IK-CEPA Jadi Peluang Investasi Korea ke Indonesia

“RPP Lembaga Pengelola Investasi (LPI) yang tengah disusun, bertujuan untuk mengelola dana investasi dari luar negeri dan dalam negeri sebagai sumber pembiayaan dan mengurangi ketergantungan dana jangka pendek,” ujar dia.

Menko Airlangga optimistis tahun 2021 akan menjadi tahun peluang dan tahun pemulihan ekonomi nasional dan global. Terlebih, berbagai dukungan terhadap dunia usaha dan masyarakat telah diberikan, seperti program penempatan dana dan penjaminan kredit yang telah mendorong aktivitas di sektor keuangan dan sektor riil. Kemudian, program perlindungan sosial juga telah membantu menjaga daya beli masyarakat selama masa pandemi.

“Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan program PEN dengan alokasi anggaran sebesar Rp 372,3 triliun di tahun 2021. Alokasi anggaran ini telah disiapkan untuk mendorong percepatan implementasi program yang mendukung penciptaan lapangan kerja,” tandasnya

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini