Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sukses Jalani Bisnis Laundry Kiloan, Lakukan 5 Langkah Ini

Dian Ayu Anggraini , Jurnalis-Kamis, 24 Desember 2020 |22:40 WIB
Sukses Jalani Bisnis <i>Laundry</i> Kiloan, Lakukan 5 Langkah Ini
Bisnis Laundry (Foto: Koran Sindo)
A
A
A

JAKARTALaundry kiloan menjadi salah satu pilihan bisnis yang tepat dan menjanjikan. Pasalnya, laundry merupakan bisnis yang sederhana. Selain mudah dilakukan, untuk skala rumahan bisnis ini juga tidak membutuhkan modal yang besar.

Awalnya, bisnis laundry memiliki pangsa pasar yang terbatas, seperti para tamu hotel. Namun, seiring berjalannya waktu, bisnis laundry dengan cepat menyebar di berbagai kawasan seperti perumahan, tempat kost, dan tempat lainnya di tengah kota.

Baca Juga: 9 Tips Memulai Usaha Laundry Kiloan, Nomor 3 Jangan Asal-asalan

Oleh karena itu, jika dijalani dengan benar dan tekun, bisnis laundry kiloan dapat memberikan omzet bisnis yang besar.

Dikutip dari buku berjudul Bisnis Laundry Kiloan karya Bang Aswi, sebelum menjalankan bisnis laundry kiloan dibutuhkan perencanaan yang baik. Tujuannya, agar bisnis selalu terprogram dan dapat berkembang.

Baca Juga: Buka Bisnis Laundry, Cari Lokasi Strategis

Langkah awal sangat berpengaruh pada kesuksesan sebuah bisnis laundry. Berikut ini, beberapa tips bagi pengusaha yang baru merintis bisnis laundry kiloan.

1. Susun Strategi

Sebelum mulai masuk ke bisnis laundry kiloan, maka mulai dengan merencanakannya terlebih dahulu dengan matang. Pilihlah bisnis laundry kiloan yang akan dijalankan. Kemudian tentukan jenis pelayanan yang akan digunakan. Cari lokasi yang strategis dan putuskan juga apakah akan membuka cabang atau tidak.

Buatlah rencana bisnis atau business plan yang baik dan rapi. Tentukan target dan perkiraan pengeluaran yang diperlukan. Tidak ada salahnya juga untuk berdiskusi dengan mereka yang sudah lebih dulu terjun dalam bisnis laundry.

2. Survei Lapangan

Untuk bisnis laundry, tentu faktor terpenting yang harus disurvei adalah tempat bisnis. Lokasi yang strategis akan meningkatkan omzet pendapatan. Pengusaha laundry harus bisa melihat calon konsumennya.

Pengguna bisnis laundry biasanya orang-orang yang tidak memiliki waktu untuk mencuci. Lingkungan perkantoran, perumahan, atau kost mahasiswa dapat menjadi pilihan tepat.

Pemilihan lokasi yang tidak kalah penting adalah memastikan disekitarnya tidak ada pesaing dengan bidang usaha yang sama. Adanya pesaing sudah jelas akan mengurangi penghasilan yang harusnya didapatkan.

3. Memperoleh Modal

Menjalankan bisnis tentu harus membuat ancang-acang yang tepat dan praktis dalam memperoleh modal. Jika memiliki modal besar, jadilan pemain utama. Namun jika tidak, coba cari pemodal.

Selain itu, ada cara lain untuk menyiapkan modal. Bisa dari tabungan pemilik, pinjaman dari keluarga dekat, rekan kerja, atau dari instansi seperti bank dan lembaga simpan pinjam. Perlu diingat, jika modal bukan berasal dari pemilik bisnis, maka harus siap membagi hasil keuntungan dengan pemberi modal.

4. Persiapkan Peralatan dan Perlengkapan

Dalam menjalankan bisnis laundry, bisa memilih menggunakan cara manual atau dengan mesin cuci. Jika menggunakan cara manual tentu akan memakan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan mesin cuci.

Selain mesin cuci, dibutuhkan juga mesin pengering, setrika, dan timbangan. Dalam pemilihan mesin, pikirkan juga penggunaan listriknya. Sebab ini akan berpengaruh pada pengeluaran bisnis. Jika tidak bisa menemukan mesin dengan daya kecil, pastikan menggunakannya dengan bijak.

Selain itu pertimbangkan juga penggunaan rak, hanger atau plastik, nota, sabun pencuci, dan lainnya.

5. Sumber Daya Manusia (SDM)

Menjalankan bisnis laundry tidak membutuhkan skill rumit, sehingga bisa dilakukan oleh siapapun. Untuk mengelolanya bisa menggunakan Sumber Daya Manusia (SDM) kenalan atau tetangga yang tidak bekerja.

Hanya dibutuhkan dua orang pegawai. Opsi menambah pegawai bisa dipikirikan setelah bisnis berkembang.

Dalam menilai kriteria pegawai tidak dibutuhkan jenjang pendidikan. Yang terpenting mampu bekerja dengan rapi, teliti, jeli, dan telaten. Carilah pegawai yang memiliki semangat kerja tinggi dan kejujuran.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement