3 Langkah Penting dalam Memulai Bisnis Startup

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Kamis 24 Desember 2020 18:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 24 455 2333335 3-langkah-penting-dalam-memulai-bisnis-startup-2hT3gU0JTN.jpg Ilustrasi Startup (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perkembangan teknologi di era digital seperti saat ini, mendorong kemunculan bisnis startup. Sama seperti bisnis lainnya, membangun startup juga memerlukan perencanaan dan banyak pertimbangan. Sehingga menciptakan bisnis yang dapat bertahan dan terus berkembang.

Bisa dikatakan kunci dari keberhasilan sebuah bisnis startup adalah berkembang. Ini akan membantu startup untuk bisa bertahan dan terus eksis. Namun, tantangan dalam mengembangkan startup sedikit berbeda dengan bisnis kebanyakan.

Dilansir dari The Entrepreneur Jakarta, Kamis (24/12/2020), memulai bisnis bukanlah peristiwa tunggal, tetapi perjalanan dengan tiga fase penting. Berikut ini 3 langkah penting yang harus dilakukan oleh seorang pengusaha ketika akan mulai membangun bisnis startup.

Baca Juga: Belajar Pantang Menyerah Bangun Usaha dari Drakor Start-Up

1. Izin

Dikutip dari bukunya Ageless Startup karya Rick Terrien, rintangan terbesar untuk mulai membangun startup bukanlah masalah perencanaan bisnis atau masalah pendanaan. Namun, orang-orang tidak mengizinkan dirinya sendiri untuk mencoba.

Memberi diri sendiri izin untuk mencoba, adalah cara terbaik untuk memulai dan kunci untuk mengambil langkah selanjutnya. Tidak ada yang bisa memberi izin untuk menjadi pengusaha, selain diri sendiri.

Ketika mempertimbangkan untuk memulai usaha baru, pastikan untuk mendiskusikan implikasinya dengan keluarga terlebih dahulu. Triknya adalah dengan melakukan percakapan, lalu bertindak.

Baca Juga: Simak Tantangan dan Peluang Startup

2. Perencanaan

Setelah memberi diri sendiri izin untuk membangun startup, lakukan sedikit perencanaan secara singkat menjabarkan ekspektasi dan tujuan yang ingin dituju. Rencanakan suatu usaha yang memenuhi kebutuhan dan harapan sendiri.

Seorang pengusaha start up harus mempertimbangkan secara realistis berapa banyak pendapatan yang diinginkan untuk dihasilkan oleh perusahaan. Selain itu, rencanakan juga pengeluaran, seberapa banyak pengembangangan akan dilakukan, hingga bagaimana cara mempertahankan dan meningkatkan bisnis.

Perencanaan adalah latihan dalam melihat ke dalam diri sendiri untuk menentukan apa yang dirasa layak untuk dikejar dan untuk menjelaskan bagaimana usaha yang akan dilakukan untuk sampai ke tujuan.

3. Praktik atau Berlatih

Sebagai bisnis baru atau pemula, sudah seharusnya melakukan praktik sehari-hari dalam menggunakan rangkaian keahlian yang dimiliki. Para profesional yang menjalankan bisnisnya pun terus berlatih. Mereka menjadi lebih baik, berinovasi, dan tumbuh.

Sangat penting bagi pengusaha untuk belajar dan meningkatkan keterampilan pada bidang bisnisnya. Membangun praktik yang sukses berarti membangun model bisnis profesional serta keahlian subjek.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini