IHSG Lesu di Akhir Tahun, Saatnya Beli?

Aditya Pratama, Jurnalis · Sabtu 26 Desember 2020 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 26 278 2334204 ihsg-lesu-di-akhir-tahun-saatnya-beli-P7HTbqJUoX.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,57% ke level 6.008 meninggalkan level 6.100 pada periode perdagangan sepekan. Pada penutupan pekan sebelumnya indeks berada di level 6.104.

Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee mengatakan bahwa menurut prediksi pihaknya IHSG pada akhir tahun akan berada di sekitar level 6.000-6.100 karena masih banyak masalah Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Jelang Libur Natal, IHSG Sepekan Melorot 1,57%

"Pasar pasti sepi, jadi perdagangan enggak banyak, tapi kalau market melemah buy on weakness (beli saham di harga rendah) di pasar. Tapi, ketika market melemah harus melakukan pembelian karena indeks engak mungkin turun terlalu banyak pada akhir-akhir tahun ini," ujar Hans saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (26/12/2020).

Baca Juga: IHSG Anjlok Jelang Libur Natal, Yusuf Mansur: Pastikan Itu Duit Halal

Hans menambahkan, dengan melakukan pembelian saham di harga rendah bisa menanggulangi agar indeks tidak turun terlalu dalam. Namun, jika kenaikan indeks terlalu tinggi, investor bisa melakukan sell on strength atau menjual saham ketika harga meningkat.

"(Direkomendasikan) buy on weakness, kalau (IHSG) terlalu banyak menguat pasarnya, baru sell on strength," kata dia.

Terkait rekomendasi sektor saham di akhir pekan, Hans menyebut tidak ada sektor yang direkomendasi secara signifikan. Dia hanya menyebut bahwa investor dapat mempertimbangkan saham-saham emiten BUMN.

"Enggak ada (sektor saham) yang spesifik, secara umum saja biasanya BUMN besar yang rekomendasi beli," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini