Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bisa Hambat Pemulihan Ekonomi RI

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 01 Januari 2021 18:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 01 320 2337421 kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-bisa-hambat-pemulihan-ekonomi-ri-nFuM4IFh5F.jpeg Ilustrasi BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

Kemudian iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada Lembaga Pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5% (lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan : 4% (empat persen) dibayar oleh pemberi kerja dan 1% (satu persen) dibayar oleh peserta.

Lalu Iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5% ( lima persen) dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan : 4% (empat persen) dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% (satu persen) dibayar oleh Peserta.

Dan iuran untuk keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1% (satu persen) dari dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.

Baca Juga: Tarif Baru Iuran BPJS Kesehatan, Cek di Sini

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini