JAKARTA – Siapa yang tidak mengenal Pendiri Amazon, Jeff Bezos. Sebagai orang terkaya di dunia, mungkin dia bukan orang membuat resolusi tahun baru terutama dalam menjalankan perusahaannya.
Hal itu karena Jeff selalu berpikir jangka panjang dan membuat keputusan bagus dalam sehari.
“Ketika saya memiliki telepon konferensi triwulanan yang bagus dengan Wall Street, orang-orang akan menghentikan saya dan berkata, ‘Selamat atas kuartal Anda,’ dan saya berkata, ‘Terima kasih,’ tetapi yang sebenarnya saya pikirkan adalah kuartal itu tiga tahun lalu,” kata Bezos yang dikutip dari CNBC Make It, Jumat (1/1/2020).
Baca Juga: Berkat Vaksin, Zhong Shanshan Jadi Orang Terkaya di Asia Menggeser Mukesh Ambani
Sebagai CEO, penting juga bahwa Bezos hanya membuat beberapa keputusan sehari. “Sebagai seorang eksekutif senior, Anda dibayar untuk melakukan apa? Anda dibayar untuk membuat sejumlah kecil keputusan berkualitas tinggi, ”katanya.
Menurutnya, jika telah membuat tiga keputusan dalam sehari, hal itu sudah cukup dan tentu kualitasnya harus setinggi yang dia bisa.
Baca Juga: Mengenang 5 Crazy Rich Dunia yang Meninggal di 2020
Hal-hal berbeda ketika Amazon dimulai pada pertengahan 1990-an, katanya. Selama waktu itu, Bezos harus membuat ratusan keputusan dalam sehari dan bahkan mengemas kiriman dan mengantarkannya sendiri di kantor pos.
Tetapi banyak hal berubah dengan cepat ketika Amazon go public pada tahun 1997 dan basis karyawan perusahaan tumbuh dari 158 menjadi 614 orang pada tahun itu. Saat ini, Amazon memiliki lebih dari 1 juta karyawan di seluruh dunia.
Untuk membuat keputusan yang baik, Bezos meniru filosofi pengambilan keputusan sesama miliarder Warren Buffet. “Warren Buffet mengatakan dia baik jika dia membuat tiga keputusan yang baik setahun, dan saya sangat percaya itu,” kata Bezos.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.