Proyek MRT Bundaran HI-Kota Molor hingga 2027 Efek Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 05 Januari 2021 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 320 2339269 proyek-mrt-bundaran-hi-kota-molor-hingga-2027-efek-covid-19-uc1WMFA8bK.jpg Pembangunan MRT (okezone)

JAKARTA - PT Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memastikan pembangunan rute fase kedua kembali mundur. Dimana pryek pembangunan MRT Fase II yang baru rampung pada 2025 mendatang harus mundur lagi pada Agustus 2027.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, pembangunan MRT fase II ini dibagi ke dalam beberapa tahap. Pertama adalah tahap pertama yang masuk ke dalam paket CP201 untuk rute dari Bundaran HI hingga Harmoni. Adapun pembangunan ini ditargetkan rampung pada Maret 2025 mendatang.

 Baca juga: MRT Targetkan 65.000 Penumpang per Hari pada 2021, Bisa?

Sedangkan untuk CP202 yang masuk ke dalam tahap kedua ini justru baru akan rampung pada Agustus 2027 mendatang. Mundurnya pembangunan ini diakibatkan adanya pandemi covid-19.

"Kemudian yang lanjutnya adalah konstruksi fase 2 bagaimana kita melanjutkan pembangunan di CP201 ada stage 1 dan ada stage 2. Bagaimana kita laporkan ada stage 1 dari bundaran HI sampai ke Harmoni ini diharapkan selesai pada Maret 2025, dan stage 2 akan selesai pada Agustus 2027," ujarnya dalam acara Forum Jurnalis MRT Jakarta secara virtual, Selasa (5/1/2021).

 Baca juga: Hubungkan Barat-Timur Jakarta, MRT Kalideres-Ujung Menteng Habiskan Rp55 Triliun

William menjelaskan, untuk pembangunan jalur dari Bundaran HI hingga Harmoni baru mencapai 9,8%. Pembangunan tersebut meliputi pelebaran jalan untuk traffic diversion, hingga pekerjaan pondasi untuk pos polisi Medan Merdeka.

Sementara untuk tahap kedua, nantinya akan dilakukan percepatan dalam hal lelang kontrak. Mengingat, untuk paket CP202-205 ini sudah berulang kali mengalami gagal tender, sehingga pemerintah Jepang dan Indonesia memutuskan untuk melakukan kontrak langsung atau directing contracting dimana lelang CP202 akan digabungkan dengan proyek railway system and trackwork yang merupakan CP205 menjadi satu paket.

"Berbagai langkah persiapan sedang kami siapkan. Kami ingin ini dilakukan secara sangat transparan, sangat akuntabel oleh karena itu kita melibatkan dari BPKP, KPK untuk mengawal pengadaan paket ini," jelas William.

Disamping fokus dalam pembangunan fase 2A, pihaknya juga akan mengkebut pembangunan MRT fase 2B dari Kota hingga ke Ancol Barat. Nantinya, akan ada tambahan yang disuntikan oleh pemerintah Jepang kepada MRT untuk menuntaskan jalur dari Kota menuju Ancol Barat plus dengan depo kereta.

"Fase 2B akan dilanjut sampai ke Ancol Barat kemudian ada milestone construction yang kita harapkan MRT ini akan jadi prime over dalam pemulihan ekonomi di Jakarta," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini