Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali, Bagaimana Gerak Rupiah?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2021 |11:35 WIB
   Ada Pembatasan Kegiatan Jawa-Bali, Bagaimana Gerak Rupiah?
Rupiah (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Prospek pemulihan ekonomi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali menjadi sentimen yang mewarnai pergerakan nilai tukar Rupiah pada perdagangan hari ini.

Pada hari ini, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka menguat terbatas di level Rp13.850 per USD - Rp13.920 per USD pada Kamis (7/1/2021). Demikian seperti dikutip laporan Treasury MNC Bank, Jakarta.

Sebelumnya, Pada Rabu (6/1/2021) nilai tukar Rupiah di pasar spot terpantau menguat 20 poin atau 0,14% di posisi Rp13.895 per USD. Adapun indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya terpantau turun 0,22% ke level 89,243.

Baca Juga: Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Level Rp13.905/USD

Selanjutnya, data yang diterbitkan Bank Indonesia menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp13.926 per dolar AS, menguat 19 poin atau 0,13% dari posisi Rp13.945 pada Selasa (5/1/2021).

Pergerakan rupiah kemarin salah satunya dipengaruhi oleh keputusan pemerintah Indonesia yang kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Hal ini berlaku untuk wilayah Jawa dan Bali yang penyebaran Covid-19 relatif lebih tinggi.

Selain itu, data Bank Dunia yang memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 4,4% pada 2021 juga ikut membantu penguatan rupiah. Prediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik didasarkan pada langkah pemerintah yang mendistribusikan dan meluncurkan vaksin yang efektif pada kuartal I 2021.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement