Jokowi Resmi Disuntik Vaksin Covid-19, Rupiah Balik Menguat ke Rp14.077/USD

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 320 2343533 jokowi-resmi-disuntik-vaksin-covid-19-rupiah-balik-menguat-ke-rp14-077-usd-UYN6WJeP9Y.jpg Rupiah (Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah pagi ini menguat walaupun sempat diawali pelemahan. Di mana, penguatan tersebut usai Presiden Jokowi resmi disuntik vaksin Covid-19.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (13/1/2021) pada pukul 10.04 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 52 poin atau 0,37% dan berada di level Rp14.077 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.077 hingga Rp14.102 per USD.

 Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp14.130/USD, Tak Berkutik Lawan Dolar AS Gegara Hal Ini

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa 12 Januari 2021, Rupiah ditutup kembali terkoreksi 5 poin atau 0,04% ke 14.130/USD berdasarkan data Bloomberg. Jisdor berada di 14.231 melemah 76 poin dari posisi senin. Pada saat bersamaan, dollar index menguat 0,03% ke 90,500.

Dalam riset Treasury MNC Bank, Naiknya imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) menunjukkan investor mengantisipasi belanja pemerintah yang lebih tinggi di bawah Pemerintahan Joe Biden setelah sekian lama berada di bawah 1%. Hal ini mendorong investor kembali memburu USD. Momentum technical rebound membuat dollar index berhasil menguat 1% dalam waktu singkat dan kembali ke level 90. Kemarin sama seperti rupiah, mata uang utama Asia pun kembali tumbang terhadap USD.

 Baca juga: Rupiah Tertekan ke Rp14.190/USD

Pergerakan rupiah pada hari ini masih akan dipengaruhi oleh kebijakan PPKM di wilayah Jawa-Bali. Hal ini diproyeksikan akan berpengaruh pada proses pemulihan ekonomi khususnya di kuartal I/2021. 

Selanjutnya sentimen terkait vaksin Covid-19 juga masih akan jadi faktor penggerak pasar. Setelah BPOM memberikan lampu hijau penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Presiden Joko Widodo akan menjadi orang pertama yang disuntik. Rencananya hari ini Jokowi akan disuntik vaksin Sinovac tersebut. Proses vaksinasi akan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube Sekretariat Presiden.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini