Buruh Acungi Jempol Gubernur yang Naikkan UMP 2021

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 14:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 320 2344359 buruh-acungi-jempol-gubernur-yang-naikkan-ump-2021-XjajZ1ySk1.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

Said mengatakan bahwa seharusnya perhitungan kenaikan berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional, dimulai dari September 2019 sampai dengan September 2020. Perhitungan tersebutlah yang digunakan selama 5 tahun terakhir.

"Tapi kami juga tidak memprotes apabila ada gubernur yang tidak menaikkan UMP atau UMK-nya menilai kondisi provinsi atau wilayahnya masing-masing, bukan berarti harus tunduk pada SE Menaker, memang kondisi provinsi atau kota tersebut tidak memungkinkan untuk kenaikan," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini