Merugikan, Lagi Surplus tapi 300 Ton Beras Impor Masuk Pasar Induk Cipinang

Ferdi Rantung, Jurnalis · Jum'at 15 Januari 2021 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 320 2344984 merugikan-lagi-surplus-tapi-300-ton-beras-impor-masuk-pasar-induk-cipinang-pMvZ8jpK5n.jpg Beras (Foto: Okezone)

JAKARTA - Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) meminta kepada pemerintah untuk menelusuri 300 ton beras impor murah yang masuk Pasar Induk Cipinang. Sebab, keberadaan beras tersebut sangat merugikan.

"Kami mengharapkan pemerintah bisa menelusuri beras tersebut agar kami tidak dirugikan." kata Ketua Umum Perpadi Sutarto Alimoeso dalam Market Review IDX Channel, Jumat (15/1/2021)

Baca Juga: Modus Beras Impor Murah, Pengusaha: Tolong Ditelusuri 

Dia menjelaskan, bahwa saat ini kondisi beras nasional sedang surplus dan harga beras cukup stabil. Sehingga, tidak diperlukan lagi adanya impor.

"Kondisi beras kita sedang surplus dan harga beras stabil," jelasnya

Dia meminta, ada satgas pangan bisa bergerak cepat. Karena saat ini kondisi di pasar beras sedang lesu sebab banyaknya bantuan sosial selama pandemi covid -19.

"Karena banyaknya bansos, pasar cenderung lesu. Saya pikir satgas akan turun." tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini