Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sambut Pelantikan Joe Biden, Wall Street Dibuka Dekati Rekor Tertingginya

Fakhri Rezy , Jurnalis-Rabu, 20 Januari 2021 |21:20 WIB
Sambut Pelantikan Joe Biden, Wall Street Dibuka Dekati Rekor Tertingginya
Wall Street (Shutterstock)
A
A
A

NEW YORK - Wall Street dibuka menguat mendekati rekor tertingginya pada perdagangan Rabu (20/1/2021) waktu setempat. Kenaikan tersebut menjelang pelantikan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat.

Sementara Netflix melonjak setelah mengatakan tidak perlu lagi meminjam miliaran dolar untuk membiayai acara TV dan filmnya. Saham layanan streaming terbesar di dunia melonjak 13% dalam perdagangan pra-pasar, membantu meningkatkan pelacakan berjangka indeks Nasdaq 100 berteknologi tinggi yang lebih luas.

 Baca juga: Bursa Saham AS Menguat Merespons Pernyataan Yellen

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (20/1/2021), Dow Jones dibuka naik 58 poin atau 0,19%, S&P 500 naik 16,25 poin atau 0,43%. Nasdaq 100 naik 120 poin, atau 0,92%.

Saham AS berakhir lebih tinggi pada hari Selasa setelah calon Menteri Keuangan Janet Yellen mendesak anggota parlemen untuk lakukan tindakan besar dalam penyelamatan ekonomi yang dilanda virus corona dan khawatir tentang utang nanti.

 Baca juga: Wall Street Lesu Terbebani Anjloknya Saham Energi

Biden, yang akan mengambil alih sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat tepat setelah tengah hari pada hari Rabu, akan membuang sedikit waktu untuk membalik halaman di era Trump, kata para penasihat, menandatangani rakit dari 15 tindakan eksekutif pada berbagai masalah mulai dari pandemi COVID-19 terhadap ekonomi akibat perubahan iklim.

Taruhan pada rencana bantuan pandemi yang lebih besar dan pengeluaran infrastruktur yang lebih tinggi di bawah pemerintahan Biden, dan Kongres AS yang dikendalikan Demokrat telah menjadi sangat penting dalam mendorong indeks saham utama AS ke puncak sepanjang masa bulan ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement