Share

Kekhawatiran Kasus Covid-19 Meningkat, Wall Street Galau

Alya Ramadhanti, Okezone · Sabtu 23 Januari 2021 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 23 278 2349424 kekhawatiran-kasus-covid-19-meningkat-wall-street-galau-G5Qt9uJIKY.jpg Wall Street (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan Jumat waktu setempat, dengan indeks Dow Jones dan S&P 500 melemah terseret kerugian saham Intel dan IBM menyusul hasil kuartalan dan memudarnya harapan pembukaan kembali ekonomi secara penuh.

Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average turun 179,03 poin, atau 0,57% menjadi 30.996,98, S&P 500 kehilangan 11,6 poin atau 0,30% menjadi 3.841,47 dan indeks Nasdaq Composite naik 12,15 poin, atau 0,09% menjadi 13.543,06. Demikian seperti dilansir Reuters, Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Baca Juga: Paket Stimulus Joe Biden Bawa Optimisme Bursa Saham AS 

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 12,79 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 12,68 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Untuk minggu ini, indeks S&P naik 1,94%, Dow naik 0,59% dan Nasdaq naik 4,19%.

Sementara itu, saham IBM Corp merosot 9,91% dan menjadi penghambat utama di Dow Jones Industrial Average setelah meleset dari perkiraan untuk pendapatan kuartalan, karena penurunan penjualan yang jarang terjadi pada unit perangkat lunaknya.

Di sisi lain, saham Intel Corp juga tergelincir 9,29% karena komentar pasca-pendapatan dari Chief Executive Officer Pat Gelsinger menunjukkan kurangnya dukungan yang kuat dari outsourcing.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Namun, kerugian di sektor teknologi diimbangi oleh keuntungan dari Microsoft Corp, Apple Inc yang mampu menjaga penurunan pada indeks saham utama AS dan sedikit mengangkat Nasdaq.

Sektor energi dan keuangan adalah yang berkinerja terburuk di antara 11 sektor S&P pada hari Jumat, sementara utilitas defensif dan kelompok real estat menguat.

“Setiap penundaan atau kemunduran dalam tema pembukaan kembali mungkin akan menjadi hambatan bagi sektor energi,” kata chief investment officer at 6 Meridien in Wichita, Kansas Andrew Mies.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini