Share

14 Kali Ekspor Langsung Perikanan Manado-Jepang, Ini Hasilnya

Taufik Fajar, Okezone · Kamis 28 Januari 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 320 2352526 14-kali-ekspor-langsung-perikanan-manado-jepang-ini-hasilnya-gJTth7D0GG.jpg Perikanan (Okezone)

JAKARTA - Direct call atau ekspor langsung dari Manado ke Jepang sudah berlangsung tiga bulan sejak diluncurkan. Adapun ekspor tersebut menunjukkan tren yang positif.

Dalam kurun waktu 23 September - 23 Desember 2020, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) telah melakukan 14 kali direct call dengan total volume yang dilalulintaskan mencapai 97.070,87 kilogram.

 Baca juga: Potensi RI Jadi Negara Penghasil Perikanan Budidaya Terbesar Dunia Usaha

"Tentu ini menjadi kabar positif, sejak diluncurkan, kita telah melakukan 14 kali direct call Manado-Jepang," kata Kepala BKIPM, Rina dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/1/2021).

Rina menambahkan, dari kegiatan tersebut, nilai ekspor produk perikanan yang dilalulintaskan mencapai USD1.042.426,58. Dikatakannya, sebanyak 14 unit pengolah ikan turut menjadi bagian dari direct call ini, di mana 5 di antaranya adalah UPI yang baru ekspor.

 Baca juga: Menteri Trenggono Pastikan Ekspor Benih Lobster Dihentikan

Adapun top komoditas yang diekspor ialah yellowfin tuna whole, yellowfin tuna loin, frozen tilapia, lobster hidup, dan ornamental marine fish.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

"Kita semakin bangga, karena ada 5 UPI baru yang bisa ikut ekspor juga selain 9 yang memang sudah sering ekspor," jelasnya.

Rata-rata volume ekspor yang dilalulintaskan per direct call mencapai 6.998,56 kilogram. Kemudian rata-rata nilai per direct call sebesar USD74.459,04. Rina mengungkapkan, estimasi efisiensi biaya cargo dari adanya direct call Manado-Jepang ini sebesar Rp218,7 juta.

Karenanya, dia berharap direct call juga bisa dilakukan di daerah-deaerah lain, terutama sentra-sentra perikanan.

"Ini mencapai 56,81% dari biaya sebelum adanya direct call. Artinya ada efisiensi biaya cargo," tandas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini