Imbas Covid-19, Sandiaga Uno: Industri Parekraf Harus Diberikan Obat

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 320 2352572 imbas-covid-19-sandiaga-uno-industri-parekraf-harus-diberikan-obat-QqfBhH7PKn.jpg Menpar Sandiaga Uno. (Foto: Okezone.com/Kemenpar)

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Krearif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 menimbulkan dampak dahsyat bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif yakni keterlambatan dan keterpurukan ekonomi.

Mantan Wakil Gubenur DKI Jakarta itu, menceritakan, ada lebih dari 90 juta orang yang menggantungkan hidup di sektor tersebut. Di mana saat ini, kondisi industri pariwisata dan ekonomi kreatif masih dalam tahap survival atau bertahan belum revival atau bangkit.

Baca Juga: Orang RI Habiskan Rp150 Triliun untuk Liburan ke Luar Negeri

"Maka itu saya ingin menggugah bahwa industri pariwisata dan ekonomi kreatif anak yang menopang hidup keluarga. Namun lagi sakit makanya harus diberikan obat. Ada tiga hal yang harus kita hadapi. Nah ini ada survive, revive, dan try," ujar dia dalam webinar, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga: Sandiaga Uno: Tiap Tahun, Rp150 Triliun Keluar dari RI

Menurut dia, pariwisata dan ekonomi kreatif di 2020 anjlok sangat dalam mencapai 75%. Bahkan, wisata nusantara hanya 30%. Akan tetapi, pihaknya, yakin setelah pandemi selesai, jumlah wisatawan akan melonjak.

"Jadi saya yakin badai berlalu dan setelah menahan badai kita harus siap menerjang peluang. Nah tahap revival ini penting untuk pulihkan ekonomi. 2021 kita masuk pemulihan. Dan ini berlanjut dengan kehati-hatian. Di mana angka Covid-19 perlu diperhatikan karena mustahil kami revive tanpa atasi aspek kesehatan," tuturnya.

Dia juga menambahkan, semua pihak harus membantu pemerintah dalam 3 hingga 6 bulan ke depan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

"Kberhasilan menekan penyebaran Covid-19 akan membuka lapangan pekerjaan. Kita ingin kenaikan lapangan kerja 3% hingga 4% di pariwisata dan di ekonomi kreatif 2% hingga 3%," tandad dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini