Sementara di sisi lain, pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat Pembangunan JTTS. Komitmen tersebut dibuktikan melalui Penyertaan Modal kepada Hutama Karya dalam bentuk PMN dan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
“Sebagai contoh, di tahun 2020, Hutama Karya mendapatkan PMN sebesar Rp3,5 triliun dan tambahan PMN melalui Program PEN sebesar Rp7,5 triliun yang membuktikan bahwa Pembangunan JTTS merupakan Proyek Prioritas Pemerintah yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN)," jelasnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini, Hutama Karya telah mengoperasikan secara penuh beberapa ruas di JTTS yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 141 Kilometer. Kemudian ada Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung sepanjang 189 Km.
Selanjutnya ada Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan – Binjai seksi 2 & 3 sepanjang 15 Km. Lalu ada Tol Pekanbaru – Dumai yang memiliki panjang 132 Km.
Dan terakhir adalah Tol Sigli – Banda Aceh seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang yang memiliki panjang 14 Km. Sehingga total panjang JTTS yang tengah dibangun oleh Hutama Karya dalam tahap I yakni kurang lebih 1.156 Km dengan 643 Km ruas konstruksi dan 513 Km ruas operasi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.