Bos OJK Yakin BSI Jadi Raja Perbankan Indonesia

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 01 Februari 2021 16:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 01 278 2354580 bos-ojk-yakin-bsi-jadi-raja-perbankan-indonesia-I7zWUav9K6.jpg Ketua OJK Wimboh Santoso. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan PT Bank Syariah Indonesia Tbk kini menempati posisi 7 besar dari sisi aset perbankan. Namun dia yakin seiring berjalannya waktu BSI akan menjadi bank terbesar di Indonesia.

"Ada 272 Juta jiwa penduduk Indonesia yang menunggu lahirnya bank syariah yang bisa memberikan biaya murah, jaringan luas, serta memenuhi prinsip syariah," ujar Wimboh dalam sambutannya hari ini di Jakarta, Senin (1/2/2021).

Baca Juga: Investor Pemula Belum Telat untuk Beli Saham BRIS

Kemudian dia juga menyakini BSI akan memperkuat struktur perbankan nasional dan lebih kompetitif di level regional dan global. Indonesia juga berharap banyak BSI akan memperkuat inklusi keuangan syariah dan pendalaman pasar keuangan syariah. "Ada potensi besar dengan fokus pada segmen UMKM dan perkembangan industri halal kedepannya," katanya.

Baca Juga: Bank Syariah Indonesia Resmi Beroperasi, Harga Saham BRIS Bisa Tembus Level Rp3.200

BSI memiliki 1.200 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kantor cabang ini akan mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK). Bahkan pengumpulan DPK akan bisa melampaui pencapaian dari bank konvensional.

OJK kata Wimboh, telah melakukan berbagai dorongan lahirnya bank syariah dengan skala ekonomi yang lebih besar melalui kebijakan. Untuk itu dia bersyukur, BSI sudah melangsungkan merger pada hari ini.

BSI memiliki aset mencapai Rp 240 triliun dengan modal inti lebih dari Rp 22,6 triliun. Jumlah aset dan modal inti tersebut menempatkan Bank Hasil Penggabungan dalam daftar 7 besar bank terbesar di Indonesia dari sisi aset.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini