Menurut Bambang, proses pendistribusian vaksin COVID-19 agar vaksin tetap terjaga dengan menggunakan sistem manajemen vaksin atau SMDV yang terintegrasi dilengkapi "dashborad internet of thing".
"Kemasan vaksin Covid-19 akan dinamakan Covid-19 vaccine, memiliki kemasan yang berbeda dengan vaksin yang sebelumnya didistribusikan yaitu Coronavac sebelumnya," kata dia.
Bila sebelumnya vaksin buatan Sinovac dengan merek Coronavac tiga juta dosis dikemas dalam dosis tunggal yaitu satu vial berisi satu dosis artinya dikemas dalam satu kardus berisi 40 vial sehingga satu kardus berisi 40 dosis sementara vaksin Covid-19 yang akan diproses di Bio Farma akan dikemas multidose di mana satu vial berisi 10 dosis dan dalam satu kardus akan dikemas 10 vial sehingga satu kardus berisi 100 dosis.
"Namun tidak membedakan kualitas vaksin Covid-19 tersebut," kata dia.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.