Stabilkan Rupiah, BI Perkuat Implementasi Jisdor

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 11:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 320 2355640 stabilkan-rupiah-bi-perkuat-implementasi-jisdor-v4GQwAp4ss.jpg Nilai Tukar Rupiah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkuat kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) guna meningkatkan kredibilitas pasar valas domestik dan mendukung stabilitas nilai tukar di Indonesia. Implementasi penguatan JISDOR akan berlaku efektif sejak tanggal 5 April 2021.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Donny Hutabarat mengatakan, keputusan tersebut sebagai salah satu langkah mendukung percepatan pendalaman pasar keuangan, sesuai dengan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia Januari 2021.

Baca Juga: Rupiah Bergerak Minim di kisaran Rp14.040/USD

"JISDOR yang merepresentasikan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dari transaksi antarbank di pasar valuta asing, termasuk transaksi dengan bank di luar negeri, diperkuat dalam dua aspek," kata Donny di Jakarta, Rabu (3/2/2021).

Pertama, periode pemantauan transaksi pembentuk JISDOR mengalami perubahan dari semula pukul 08.00 WIB sampai dengan 09.45 WIB menjadi pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Perubahan tersebut membuat JISDOR lebih mencerminkan transaksi spot yang terjadi sepanjang hari. Kedua, penyesuaian waktu penerbitan JISDOR dari yang semula pukul 10.00 WIB menjadi 16.15 WIB.

Baca Juga: Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp14.009/USD

Dalam periode penyesuaian waktu operasional pasar valuta asing domestik terkait pandemi Covid-19, rentang waktu perhitungan JISDOR akan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB dan JISDOR akan terbit pada pukul 15.15 WIB.

"Penguatan JISDOR merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi pengembangan pasar uang dan sejalan dengan best practice. Penguatan ini diperlukan untuk membangun referensi pricing yang kredibel sesuai visi pengembangan pasar uang," imbuhnya.

Selain itu, penguatan JISDOR sejalan dengan inisiatif benchmark reform yang terjadi di pasar keuangan global yaitu pembentukan referensi kurs yang merepresentasikan kurs harian berdasarkan transaksi yang didukung dengan metodologi yang best practice. Sehubungan dengan penguatan tersebut, Bank Indonesia akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai stakeholders, khususnya pengguna JISDOR seperti pelaku pasar dan pelaku dunia usaha, agar implementasinya dapat berjalan dengan efektif dan lancar.

"JISDOR tersedia pada setiap hari kerja dan dapat diunduh pada halaman indikator di website Bank Indonesia," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini