Sri Mulyani 'Sunat' Anggaran BKPM Jadi Rp930 Miliar

Ferdi Rantung, Jurnalis · Rabu 03 Februari 2021 17:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 03 320 2355943 sri-mulyani-sunat-anggaran-bkpm-jadi-rp930-miliar-6dfmRjclQG.jpg Anggaran BKPM Dipangkas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - BKPM mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp158,57 miliar. Pemangkasan itu tertuang dalam surat nomor S-30/MK.02/2021 tanggal 12 Januari 2020 perihal Refocusing dan Relokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021.

"Berdasarkan surat Menteri Keuangan kita juga melakukan revisi, pemotongan sebesar Rp158,57 miliar. Kita dipotong, kita punya pemotongan lebih besar," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (3/2/2021).

Baca Juga: Lantik 13 Pejabat Pimpinan Tinggi BKPM, Bahlil: Jangan Korupsi!

Dia mengatakan bahwa sebelumnya anggaran BKPM 2021 sebesar Rp1,08 triliun. Dengan adanya pemotongan tersebut menjadi Rp930 miliar.

Anggaran tersebut, Bahlil merincikan anggaran yang akan dipakai yaitu Program dukungan manajemen sebesar Rp303 miliar dan program Penanaman Modal sebanyak Rp627 miliar.

Selain itu, Bahlil juga menyampaikan bahwa pada 2020 realisasi anggran pada instansinya hampir 100%.

Baca Juga: Kepala BKPM Akui Investasi China Ngeri-Ngeri Sedap

"Realisasi anggaran BKPM periode 2020 mencapai 97%. Artinya BKPM dalam urusan menghabiskan duit tidak perlu diragukan, karena hampir 100%," ujarnya

Dalam proses penggunaan anggaran, BKPM fokuskan pada 6 hal sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Di antaranya, perbaikan kemudahan berusaha, eksekusi realisasi investasi mangkrak, mendorong investor bermitra dengan UMKM, penyebaran investasi yang berkualitas, promosi dan mendorong PMDN.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini