Covid-19 Bikin Penjualan Motor dan Mobil Anjlok 41,83%

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 05 Februari 2021 13:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 05 320 2357006 covid-19-bikin-penjualan-motor-dan-mobil-anjlok-41-83-tiI1nF8VSH.jpg Penjualan Mobil dan Motor Turun Sepanjang 2020. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Penjualan mobil dan motor sepanjang 2020 mengalami penururan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan tersebut dipengaruhi pandemi Covid-19 yang belum mereda sepanjang 2020.

"Produksi penjualan mobil wholesale sekali lagi quartal to quartal naik tinggi 43,98% tetapi year on year masih turun sebesar 41,83%," Kepala BPS Suhariyanto, dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).

Baca Juga: Masa Buruk Terlewati, Kini Penjualan Mobil Merangkak Naik

Kata dia, penjualan sepeda motor mengalami penurunan sangat tajam yaitu sekitar 49% secara tahunan. Hal ini berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat golongan bawah.

"Penjualan sepeda motor yang mencakup konsumsi masyarakat lapisan bawah wholesale quartal IV sebesar 786.502 unit. Artinya secara Q to Q turun 20,56% dan bahkan kalau dibadingkan dengan posisi quartal IV 2019 penurunannya sangat jump sebesar 49,83%," bebernya.

Baca Juga: Penjualan Motor Anjlok 45% Efek Corona

Dia menambahkan, perdagangan mobil, sepeda motor, dan reparasinya mengalami kontraksi sebesar 9,71% pada kuartal IV/2020.

Sementara untuk perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor mengalami kontraksi yang lebih rendah, yakni sebesar 2,19%.

"Kinerja sektor perdagangan pada kuartal IV tahun lalu masih lebih baik jika dibandingkan dengan kuartal III-2020, di mana kontraksi yang dialami sebesar minus 5,05%," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini