Soal Gagal Panen di Food Estate, Begini Kata Mentan

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 320 2358595 soal-gagal-panen-di-food-estate-begini-kata-mentan-i2ptlqCag1.jpg Petani (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Mentan Syahrul Yasin Limpo meyakini tidak ada gagal panen di kawasan food estate atau lumbung pangan baru, Kalimantan Tengah. Dia menjelaskan, musim panen untuk tanaman padi di kawasan food estate masih terus berlangsung dan baru akan memasuki musim panen raya.

Baca Juga: Kabar Baik untuk Petani, Ada Asuransi Gagal Panen

"Bagaimana mau gagal panen? Sementara panen baru mau di mulai," kata Syahrul dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR, Senin (8/2/2021).

Lanjutnya, proses pengolahan lahan food estate seluas 30 ribu hektare hingga saat ini masih berlanjut. Meskipunada masalah dari ribuan hektare hamparan sawah yang ada.

Baca Juga: 5.666 Hektare Sawah di Indramayu Gagal Panen Imbas Kekeringan

"Di mana yang tidak berhasil? Dari 30 ribu hektare, tentu ada saja lah 1, 2, atau 10 hektare yang bersoal karena kita hadapi hama, tikus, hujan," katanya.

Dia menekankan Food estate bukan dikhususkan untuk menanam satu komoditas. Namun, diperuntukkan bagi banyak komoditas pangan, termasuk perikanan dan peternakan sehingga petani mendapatkan nilai tambah dari komoditas yang dibudidayakan.

"Food estate ini memang tidak seperti di Aceh di Jawa kondisinya bapak, di sana itu rawa 1,5 meter dalamnya, 50 centimeter paling sedikit airnya. PH-nya itu kalau dihitung asamnya tinggi banget. Kalau kasih turun traktor roda 4 di sana tenggelam," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini