Cegah Banjir di Bandara Halim, Ini Arahan Menhub ke Bos AP II

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 08 Februari 2021 18:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 320 2358721 cegah-banjir-di-bandara-halim-ini-arahan-menhub-ke-bos-ap-ii-cR7Bv6evJj.jpg Menhub Budi Karya di Halim (Foto: Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan inspeksi manajemen pengelolaan air di Bandara Halim Perdanakusuma. Pengecekan dilakukan untuk mencegah banjir yang pernah terjadi bandara ini.

"Saya mengecek langsung untuk mengetahui kesiapan pengelola Bandara Halim Perdanakusuma dalam menghadapi cuaca ekstrem saat ini. Saya ingin tahu bagaimana kondisi drainasenya. Bagaimana kolam penampungan airnya. Jangan sampai terjadi banjir lagi," ujar Menteri Budi di Jakarta, Senin (8/2/2021).

 Baca juga: Jakarta Banjir, Anak-Anak Rawasari Nekat Berenang di Derasnya Kali Ciliwung

Sebagaimana diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah menyampaikan bahwa puncak musim hujan 2020/2021 di wilayah Indonesia diprediksikan berlangsung antara Januari-Februari 2021.

Dalam inspeksi tersebut, Menhub didampingi antara lain oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub Novie Riyanto, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jarot Widyoko, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin. Bandara Halim Perdanakusuma dikelola oleh Angkasa Pura II.

 Baca juga: Korban Banjir Meninggal Dunia di Posko Pengungsian

Selain kolam penampungan, Menteri Budi juga melihat Sungai Kali Cipinang, yang terletak berdampingan dengan area bandara. Kali Cipinang ini pengelolaannya berada dalam wewenang pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR. Jarot Widyoko banyak memberi masukan agar Bandara Halim Perdanakusuma tak terendam banjir, khususnya berkaitan dengan penanganan Kali Cipinang.

"Saya telah menginstruksikan Pak Awal (Dirut PT Angkasa Pura II), untuk berkoordinasi intens tentang penanganan banjir di bandara ini langsung dengan Pak Jarot, khususnya berkaitan dengan manajemen pengelolaan air," ungkap dia.

Awal tahun lalu, runway Bandara Halim Perdanakusuma, serta area bandara tempat hilir mudik penumpang pesawat terbang pernah terendam air. Akibatnya, penerbangan di bandara ini terganggu, dan dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini