Tips Belanja Hemat Siapkan Tahun Baru Imlek agar Kantong Tak Jebol

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Selasa 09 Februari 2021 06:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 08 622 2358349 tips-belanja-hemat-siapkan-tahun-baru-imlek-agar-kantong-tak-jebol-mrm7oDnV4t.jpg Menjelang Perayaan Imlek 2021. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA Tahun Baru Imlek 2021 akan jatuh pada 12 Februari. Imlek menjadi salah satu perayaan yang ditunggu-tunggu bagi orang Tionghoa.

Biasanya, tahun baru Imlek akan dirayakan dengan acara bersama keluarga besar. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, sebagian orang mungkin sudah mulai mempersiapkan sejumlah kebutuhan Imlek.

Berbagai kebutuhan biasanya disiapkan untuk menyempurnakan perayaan Tahun Baru Imlek, seperti kue, makanan, hingga pernak pernik bernuansa merah dan emas. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mungkin akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Baca Juga: Jelang Imlek, 7 Bangunan Ini Kental Karakter Budaya Pecinan

Lalu, bagaimana caranya agar belanja kebutuhan untuk Tahun Baru Imlek tidak membuat keuangan menjadi terkendala?

Perencana Keuangan Andi Nugroho memberikan tips-tips, salah satunya dengan merencanakan pengeluaran Imlek dari jauh-jauh hari sebelumnya.

“Karena ini adalah pengulangan, acara yang diulang terus setiap tahun, jadi sebenarnya dari jauh hari sudah bisa diprediksi,” kata Perencana Keuangan Andi Nugroho ketika dihubungi Okezone, Selasa (9/2/2021).

Baca Juga: Jelang Imlek, Cobain 6 Tips Memulai Bisnis Jasa Merangkai Bunga dan Parsel

Andi mengatakan bahwa dari jauh-jauh hari, sudah bisa diprediksi berapa yang harus disisihkan, atau berapa banyak biaya yang akan dihabiskan untuk perayaan Tahun Baru Imlek.

“Kalau memang ternyata dari penghasilan kita tidak mencukupi untuk merayakan Imlek dengan meriah, termasuk belanja dan angpaonya, kita sisihkan dari jauh-jauh hari,” kata Andi.

Bahkan, jika kondisi keuangan sedang aman-aman saja, tetap perlu menyisihkan uang untuk kebutuhan Imlek dari jauh-jauh hari. Namun, jika lupa menyisihkan, untuk tetap bisa berbelanja dengan uang yang terbatas, maka perlu mengurangi kuantitas atau kualitas belanja.

“Agar tetap bisa belanja, kalau memang dana terbatas, maka kuantitas atau kualitas belanja yang dikurangi,” jelas Andi.

Sebab, menurutnya, jika tetap memaksa berbelanja untuk membuat perayaan Imlek yang meriah, akan berisiko harus mengorbankan kebutuhan-kebutuhan lain pasca perayaan Imlek. Sebab, uang untuk kebutuhan sehari-hari sudah terserap untuk perayaan Imlek.

“Kalau seandainya tetap ‘kekeuh’ mau belanja dengan semeriah Imlek-Imlek biasanya, risikonya adalah berarti harus mengorbankan kebutuhan-kebutuhan pasca perayaan Imlek,” kata Andi.

Namun, jika ingin mengamankan keuangan untuk kebutuhan sehari-hari dan tetap merayakan Imlek, maka perlu menurunkan kuantitas atau kualitas belanja untuk perayaan Tahun Baru Imlek itu sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini