Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Unicorn Indonesia Siap IPO, Traveloka di Wall Street

Iffa Naila Safira , Jurnalis-Sabtu, 20 Februari 2021 |06:26 WIB
5 Fakta Unicorn Indonesia Siap IPO, Traveloka di Wall Street
Rencana IPO Unicorn Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Traveloka menjadi salah satu unicorn Indonesia yang akan melakukan penawaran saham perdana atau IPO. Rencananya IPO akan dilakukan di bursa saham Amerika.

"SPAC sangat efisien. Jika kami dapat melakukannya lebih cepat, kami kemudian dapat fokus pada eksekusi dan mengembangkan perusahaan,” kata CEO Traveloka seperti dilansir dari Bloomberg.

Selain itu, ada juga unicorn lain yang kabarnya segera melakukan IPO di 2021. Berikut fakta-fakta yang dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu(20/2/2021):

1. 4 Daftar Perusahaan Startup di Indonesia

Empat perusahaan startup Indonesia yang berstatus unicorn atau memiliki valuasi di atas USD1 miliar didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera melakukan Initial Public Offering (IPO) di lantai bursa.

Keempatnya perusahaan tersebut adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Baca Juga: Traveloka Rencanakan IPO di Amerika Tahun Ini

2. Dukungan OJK

Dikatakan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, pihaknya mendukung apabila keempat unicorn Indonesia bisa melakukan IPO atau penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kami dukung Indonesia aktif melakukan platform. Di mana ini bisa meningkatkan rasa kepemilikan. Kebijakan kita harus disesuaikan dengan long the way untuk itu,” kata Wimboh di Kantor Kominfo Jakarta.

Baca Juga: Persiapan BEI Sambut Unicorn IPO

3. Kata BEI soal Unicorn IPO

BEI intensif berkomunikasi dengan sejumlah perusahaan unicorn di Tanah Air terkait rencana melantai di bursa melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau IPO.

"Terkait berita mengenai rencana IPO para unicorn, dapat saya sampaikan bahwa BEI intensif berkomunikasi mengenai peluang pendanaan melalui pasar modal Indonesia dengan beberapa perusahaan unicorn di Indonesia," ujar Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna.

4. Unicorn akan IPO di 2021

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, hingga saat ini pihaknya terus mendorong agar perusahaan unicorn untuk melakukan Initial Public Offering (IPO).

"Jadi kami sangat serius meng-encourage unicorn masuk ke pasar modal. Kami sudah intensif melakukan pertemuan. Kami juga menanyakan 'apa yang bisa dibantu?'," ujar Nyoman.

Dari hasil diskusi ada tiga hal yang menjadi perhatian, yakni papan pencatatan utama, mengharapkan bursa menjadi konsultan di pasar model.

5. Traveloka Rencanakan IPO di Amerika

Traveloka berencana melakukan penawaran saham perdana atau IPO di bursa saham Amerika. IPO e-commerce akan dilakukan melalui perusahaan akuisisi yang bertujuan khusus (SPAC).

"SPAC sangat efisien. Jika kami dapat melakukannya lebih cepat, kami kemudian dapat fokus pada eksekusi dan mengembangkan perusahaan,” kata CEO Traveloka seperti dilansir dari Bloomberg.

Dia mengatakan, pihaknya juga mempertimbangkan untuk melanjutkan IPO di Indonesia setelah selesai di Amerika Serikat.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement