6 Fakta Cuti Bersama 2021 Bakal Dievaluasi, Libur Lebaran Berkurang?

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 21 Februari 2021 06:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 20 320 2365558 6-fakta-cuti-bersama-2021-bakal-dievaluasi-libur-lebaran-berkurang-Z0drZ6jkpD.jpg Cuti Bersama (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berencana untuk melakukan evaluasi pada cuti bersama tahun anggaran 2021 ini. Evaluasi yang akan dilakukan ini nantinya akan disesuaikan dengan kondisi kasus covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, memang tingkat kesembuhan mengalami peningkatan. Namun pemerintah masih perlu untuk menekan angka kasus covid-19 dengan berbagai cara.

“Perlu evaluasi lagi keputusan yang sudah ada terkait cuti, libur dan lain-lain selama tahun 2021. Sambil mencermati gelagat perkembangan covid-19 di wilayah Indonesia. Walaupun memang tingkat kesembuhan pasien covid-19 meningkat dan program vaksinasi dipacu cepat perencananya oleh Kemenkes,” ujarnya.

Baca Juga: Menpan RB Usul Libur Lebaran 2021 Dipangkas

Ada sejumlah fakta menarik dari rencana evaluasi cuti 2021 ini. Berikut Okezone telah merangkumnya pada Minggu (21/2/2021).

1. Segera Dibahas

Menpan RB Tjahjo Kumolo mengaku akan segera membahas cuti bersama dengan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy. Menurutnya cuti-cuti yang telah ditetapkan sebelumnya perlu diubah.

“Harus diubah dan segera dikoordinasikan oleh Menko PMK. Termasuk protokol kesehatan diperketat khusus swab antigen,” kata Tjhajo.

Baca Juga: Bocoran Cuti Bersama 2021

2. Libur Lebaran Bakal Dipangkas

Salah satu hal yang akan dilakukan dalam evaluasi cuti bersama di tahun 2021 adalah kemungkinan akan memangkas libur lebaran. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona (covid-19) saat libur panjang.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo sudah mengusulkan untuk memangkas libur Lebaran. Namun belum diketahui secara pasti berapa libur Lebaran yang nantinya akan dipangkas.

3. Selain Lebaran, Libur Akhir Tahun Juga Diusulkan Dipangkas

Selain libur lebaran, Menpan RB Tjahjo Kumolo juga mengusulkan untuk memangkas libur akhir tahun. Diharapkan angka kasus positif covid-19 bisa menurun.

"Kami sudah mengusulkan supaya libur Idul Fitri atau Tahun Baru enggak ada H-5 atau H+5, atau H-10 atau H+10 kemudian diperpendek,” kata Tjahjo.

4. Ada Aturan Sanksi untuk ASN, TNI Polri

Usulan pemangkasan ini akan diikuti oleh aturan yang memasukan sanksi tegas kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga TNI, Polri yang berlibur ke luar kota. Karena menurutnya, baik ASN maupun TNI, Polri harus menjadi contoh bagi masyarakat.

"Saya kira tapi dengan protokol kesehatan yang ketat, dan disiplin serta sanksi yang tegas baik bagi ASN, TNI Polri yang dia harus memberikan contoh ke masyarakat," jelas Menpan RB Tjahjo Kumolo.

5. Larangan Liburan Keluar Kota Efektif Tekan Covid

Larangan bepergian ke luar kota ini cukup efektif terhadap penurunan kasus positif covid di tanah air. Sebagai salah satu contohnya ketika libur panjang tahun baru Imlek yang berhasil menurunkan kasus hingga 25%.

6. Pekan Depan Pemerintag Bahas Evaluasi Cuti Bersama

Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy evaluasi akan dibahas awal pekan depan.

“Senin (mulai dibahas evaluasi),” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini