IHSG Ditutup Menguat, Ada Apa dengan Sektor Pertambangan?

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 17:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 278 2366380 ihsg-ditutup-menguat-ada-apa-dengan-sektor-pertambangan-bVtlUWbpYc.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona hijau di perdagangan hari ini. IHSG bertahan menguat 0,38% atau bertambah 23,38 poin ke level 6.255,31 pada penutupan perdagangan.

CEO Finvesol Consulting Indonesia Fendi Susiyanto mengatakan bahwa IHSG dalam perdagangan hari ini sedang menguji resisten tertinggi. Namun hal itu tidak berhasil karena adanya aksi profit taking.

 Baca juga: IHSG Bertahan di Zona Hijau, Naik 0,4% ke 6.255

"Ya kita lihat indeks 'tone-nya' sedang menguji resisten yang sangat kuat di 6.300. Sehingga pada hari ini kita lihat cukup punya kesempatan untuk menguji hal itu. Namun nampaknya diimbangi oleh profit taking yang dilakukan oleh investor" katanya dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Senin (22/2/2021).

Ia mengatakan, pertambangan menjadi pemimpin di balik menguatnya IHSG pada hari ini. Menguatnya saham pertambangan didorong atas adanya undang-undang cipta kerja.

 Baca juga: IHSG Sesi I Menguat Tajam 1,1% ke 6.300

"Outlooknya pada sektor ini jangka menengah dan jangka panjangnya positif. Meski kesannya menguat tapi fluktuatif masih membayangi saham - saham di sektor pertambangan," terangnya.

Sekedar informasi, kenaikan IHSG ditopang empat sektor dari 10 sektor. Sektor yang menguat adalah tambang, perdagangan, keuangan dan perkebunan. Masing-masing sektor menguat 2,95%, 1,59%, 0,45% dan 0,41%.

Sebanyak 257 saham menguat, 206 saham melemah, dan 165 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp8,8 triliun, dengan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat senilai Rp7.451,83 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini