Gawat Nih! Indonesia Kehilangan 90.000 Hektare Sawah Tiap Tahun

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 22 Februari 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 320 2366182 gawat-nih-indonesia-kehilangan-90-000-hektare-sawah-tiap-tahun-L6upBMPxZF.jpg Alih Fungsi Lahan Pertanian. (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengungkap ada potensi Indonesia kehilangan puluhan hektare (ha) lahan untuk pertanian setiap tahunnya.

Direktur Pengendalian Hak Tanah, Alih Fungsi Lahan, Kepulauan dan Wilayah Tertentu Kementerian ATR/BPN Asnawati mengatakan, setiap tahun ada sekitar 150.000 ha lahan sawah yang mengalami alih fungsi menjadi non sawah. Sedangkan jumlah cetak sawah baru hanya sekitar 60.000 ha setiap tahunya.

Baca Juga: Sektor Pertanian Jadi Lokomotif Ekonomi RI di Tengah Pandemi Covid-19

“Potensi kehilangan lahan sawah secara nasional alih fungsi sawah ke non sawah tiap tahunya rata-rata sejumlah 150.000 ha. Sementara cetak sawah baru kurang lebih hanya 60.000 ha per tahun,” ujarnya dalam acara Webinar PPTR Expo, Senin (22/2/2021).

Artinya, ada potensi kehilangan lahan sawah sekitar 90.000 ha setiap tahunnya. Hal ini perlu menjadi perhatian pemerintah, mengingat angka tersebut masih jauh dari kata seimbang.

“Artinya di sini cetak baru jika disandingkan dengan alih fungsi sawah ke non sawah ini masih jauh dari kata seimbang. Akan ada potensi kehilangan lahan sawah sebesar 90.000 ha per tahun,” jelasnya.

Baca Juga: Status Ketahanan Pangan Indonesia Semakin Baik

Apalagi, jumlah penduduk Indonesia juga setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Pada periode 2015-2020 ada kenakkan jumlah penduduk sekitar 20 juta jiwa.

“Artinya kalau kita bagi per tahun kenaikan jumlah penduduk 4,5 juta jiwa per tahun. Jadi kami simpulkan di sini mengalami tren terus bertambah penduduk dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Menurut Asnawati, semakin bertambahnya jumlah penduduk akan berpengaruh pada kebutuhan lahan yang meningkat. Maka bisa saj lahan baku sawah akan ikut mengalami penurunan setiap tahunnya.

“Isu lahan sawah ini menunjukan dengan adanya pertumbuhan penduduk semakin meningkat sehingga diprediksi ketersediaan lahan juga akan meningkat. Dan diprediksi juga lahan baku sawah semakin menurun dalam jumlah yang sangat besar sekali,” kata Asnawati.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini