Pekerja Dapat BLT Subsidi Gaji Tak Bisa Daftar Kartu Prakerja

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 23 Februari 2021 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 320 2366940 pekerja-dapat-blt-subsidi-gaji-tak-bisa-daftar-kartu-prakerja-wrMKjjH6O8.png Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Tangkapan Layar)

JAKARTA - Pekerja yang mendapat BLT subsidi gaji atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) dilarang mendaftar Kartu Prakerja gelombang 12. Kartu Prakerja gelombang 12 resmi dibuka pada hari ini.

Kuota Kartu Prakerja gelombang 12 sebanyak 600.000 peserta dengan total target peserta di semester I-2021 sebanyak 2,7 juta orang.

Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Resmi Dibuka 

Anggaran Kartu Prakerja mencapai Rp10 triliun dengan nilai manfaat bantuan pelatihan Rp1 juta, insentif pasca pelatihan total Rp2,4 juta (Rp600 ribu x 4 bulan), insentif pasca survei total Rp150 ribu (Rp50 ribu x 3 survei). Dengan demikian, BLT yang didapat dari Kartu Prakerja gelombang 12 mencapai Rp3,55 juta.

"Program kartu Prakerja gelombang 12 ini saya nyatakan kembali dibuka," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga: Pekerja Boleh Daftar Kartu Prakerja, Gaji Besar Tak Dilarang Dapat BLT Rp3,5 Juta 

Airlangga menjelaskan, target program ini adalah para pencari kerja yang menganggur, mereka yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan wiraswasta pelaku usaha mikro dan kecil yang tutup usahanya karena pandemi Covid-19.

 "Syaratnya tidak berbeda daripada tahun lalu. Pendaftar terbuka bagi semua WNI usia 18 tahun ke atas, dari golongan pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan korban PHK), pekerja baik buruh atau karyawan, dan wirausaha. Kami juga mengajak pekerja yang kehilangan pekerjaannya ataupun yang dirumahkan," terang Airlangga.

Namun, ada syarat lainnya yang tidak bisa daftar Kartu Prakerja, yakni pekerja penerima BLT subsidi gaji atau BSU.

Berikut syarat dan ketentuan peserta Kartu Prakerja

1. Pendaftar terbuka bagi semua WNI 18 tahun ke atas

- pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan korban PHK)

- pekerja (buruh/karyawan)

- wirausaha

2. Tidak sedang mengikuti pendidikan formal

3. Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, BPUM

4. Bukan TNI/Polri, ASN, Anggoran DPR/D, BUMN/D dan lainnya

5. Demi pemerataan, setiap KK dibatasi 2 anggota keluarga

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini