Sindiran Jokowi: Transformasi Digital Jangan Untungkan Pihak Luar dan Tambah Impor

Dita Angga R, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 320 2368722 sindiran-jokowi-transformasi-digital-jangan-untungkan-pihak-luar-dan-tambah-impor-rjZCYwUNc0.jpg Jokowi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, transformasi digital merupakan solusi tepat dan strategis untuk membawa Indonesia menuju masa depan. Namun Jokowi menekankan pentingnya menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital.

Jokowi mengatakan jangan sampai transformasi digital malah hanya menambah impor.

“Kita harus memastikan transformasi digital jangan hanya menguntungkan pihak luar. Jangan hanya menambah impor. Ini yang selalu saya tekankan. Kedaulatan dan kemandirian kita harus menjadi prinsip penting dalam transformasi digital kita,” katanya dalam peluncuran program konektivitas digital 2021 dan perangko seri gerakan vaksinasi nasional covid-19 di Istana Negara, Jumat (26/2/2021)

Baca Juga: Jokowi: Transformasi Digital Bikin UMKM Naik Kelas 

Jokowi mengatakan bahwa transformasi digital harus mendorong tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Selain itu juga meningkatkan pemakaian produk-produk dalam negeri. Termasuk juga mendorong penguasaan digital mutakhir oleh semua anak bangsa.

“Kita bukan bangsa yang menyukai proteksionisme, bukan. Karena sejarah membuktikan proteksionisme justru merugikan. Tetapi kita juga tidak boleh menjadi korban unfair practices, dari raksasa digital dunia,” tegasnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ini mengatakan bahwa transformasi digital adalah win-win solution bagi semua pihak. Namun dia tetap mengingatkan bahwa konektivitas digital harus tetap berpegang teguh kepada kedaulatan bangsa ditengah globalisasi dan hiperkompetisi sekarang ini.

“Saya berharap agar program konektivitas digital 2021 menjadi momentum penting yang bisa menghubungkan bangsa Indonesia dengan teknologi baru, dengan pola pikir baru, dengan mindset baru, dengan kesempatan bisnis Global baru, dan dengan masa depan baru menuju Indonesia maju,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini