Ini Isi Pembicaraan Menko Luhut dengan John Kerry

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 26 Februari 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 320 2368865 ini-isi-pembicaraan-menko-luhut-dengan-john-kerry-HF9oDIRn2z.jpg Menko Luhut Pertemuan dengan Utusan Presiden AS John Kerry. (Foto: Okezone.com/Kemenko Maritim)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah melaksanakan video conference dengan utusan khusus Presiden Amerika Serikat John Kerry untuk iklim.

"Tadi pagi saya zoom call dengan utusan khusus Presiden Amerika Serikat John Kerry untuk iklim. Kami hampir 40 menit zoom call pembicarannya yakni mengenai masalah lingkungan. Dan menariknya sekarang kita resmikan dua fasilitas TPST3R (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Reduce-Reuse-Recycle)," ujar Menko Luhut, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: RI-Uni Emirat Arab, Menko Luhut: Kita Bakal Kembangkan Mangrove

Menurut dia, utusan khusus Presiden Amerika Serikat John Kerry untuk iklim juga memberikan apresiasi setelah dijelaskan bahwa Indonesia punya program masalah lingkungan yang sangat terintegrasi.

"Mulai dari restorasi hutan mangrove dan sebagainya," ungkap dia.

Baca Juga: Kurangi Emisi Karbon, RI Terima Rp1,5 Triliun dari Bank Dunia

Sebelumnya, Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi mengatakan, keduanya membahas kerja sama dalam mengatasi tantangan perubahan iklim, antara lain dengan membangun kesadaran perubahan iklim sebelum COP 26, kemitraan untuk meningkatkan ambisi global, serta kerja sama dalam ekonomi energi bersih.

"Selain itu, keduanya juga berdiskusi tentang strategi pencapaian Nationally Determined Contributions(NDC) dan upaya penanganan Covid-19," ujar dia di Jakarta.

Untuk diketahui, dalam waktu dekat Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) akan melaporkan penilaian terbaru tentang krisis iklim. Semua negara besar diharapkan dapat meningkatkan ambisi iklimnya. Terkait ini AS akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat kepala negara pada 22 April 2021. Pertemuan ini diharapkan akan memperkuat komitmen pengurangan karbon berdasarkan perjanjian Paris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini