Turun 2,26%, Harga Emas Kian Meredup Jadi USD1.728/Ounce

Sabtu 27 Februari 2021 07:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 320 2369237 turun-2-26-harga-emas-kian-meredup-jadi-usd1-728-ounce-OQATy5pwU9.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

CHICAGO - Harga emas terus turun hingga akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Harga emas kali ini pun berada pada level terendah sejak Juni 2020 dan memperpanjang penurunan dalam empat hari berturut-turut.

Harga emas turun karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS serta dolar yang lebih kuat. Hal tersebut membuat daya tarik emas tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga: Harga Emas Terus Turun, Kenapa Ya?

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange anjlok USD46,60 atau 2,62% menjadi USD1.728,80 per ounce atau level terendah sejak Juni 2020.​​​​​​​ Sehari sebelumnya, Kamis (25/2/2021) emas berjangka terpangkas USD22,5 atau 1,25% menjadi USD1.775,4.

Emas berjangka merosot USD8,0 atau 0,44% menjadi USD1.797,90 pada Rabu (24/2/2021), setelah tergerus USD2,5 atau 0,14% menjadi USD1.805,90 pada Selasa (23/2/2021) dan melonjak USD31 atau 1,74% menjadi USD1.808,40 pada Senin (22/2/2021). Emas berjangka pun terpuruk sekitar 6,6% selama Februari 2021.

Baca Juga: Harga Emas Anjlok, saatnya Beli atau Jual?

“Meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun, bersama dengan dolar AS yang bergerak lebih tinggi, dan kami mengalami kebangkitan selera risiko. Semua itu adalah resep yang sangat buruk untuk emas," kata Kepala Strategi Komoditas TD Securities, Bart Melek, dikutip dari Antara, Sabtu (27/2/2021).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun bertahan mendekati level tertinggi lebih dari setahun. Imbal hasil obligasi pemerintah AS telah meningkat lebih dari 50 basis poin sepanjang tahun ini, mengikis status emas sebagai lindung nilai inflasi.

Pasalnya, peluang kerugian yang lebih tinggi untuk memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Sementara indeks dolar juga melonjak.

"Emas sekali lagi dalam masalah dan prospek jangka pendek tidak terlihat bagus," kata Analis OANDA Craig Erlam.

Logam lain seperti perak untuk pengiriman Mei turun USD1,245 atau 4,5% menjadi USD26,44 per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot USD46,2 atau 3,75% menjadi USD1.185,3 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini