Gagal Pendaftaran Kartu Prakerja, Tak Perlu Lagi Daftar Ulang Gelombang 13

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 28 Februari 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 320 2369725 gagal-pendaftaran-kartu-prakerja-tak-perlu-lagi-daftar-ulang-gelombang-13-MyngKvNNx2.jpg Kartu Prakerja (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah bakal kembali membuka pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang 13 pada pekan depan. Di mana pendaftaran untuk Kartu Prakerja gelombang 12 sendiri telah ditutup sejak Jumat 26 Februari 2021.

Adapun, kuota peserta pada Gelombang 12 hanya sebanyak 600.000 orang. Apabila Anda sudah melakukan pendaftaran dan tak termasuk ke dalam kuota yang tersedia, tak perlu berputus asa.

 Baca juga: 4 Fakta Insentif Kartu Prakerja Gelombang 12

Anda masih bisa mencobanya di gelombang 13 nanti saat pendaftaran sudah resmi dibuka. Terlebih, keuntungannya yaitu Anda tak perlu repot-repot untuk melakukan pendaftaran dari awal karena tercatat sudah memiliki akun.

"Tidak, jika gagal seleksi gelombang karena kuota habis, kamu dapat mengikuti seleksi periode Gelombang berikutnya. Tidak perlu mengulang lagi proses pendaftaran dari awal," tulis manajemen Kartu Prakerja yang ditulis dalam website prakerja.go.id yang dikutip Okezone, Minggu (28/2/2021).

 Baca juga: 9 Fakta Kartu Prakerja Gelombang 12, Disusupi Situs Penipuan

Sebelumnya, pemerintah melalui Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja bakal kembali membuka pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 13 pada pekan depan. Di mana pendaftaran untuk Kartu Prakerja gelombang 12 sendiri telah ditutup siang ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam diskusi daring.

"Jadi untuk gelombang 13 kita harapkan Selasa atau Rabu sudah bisa dibuka. Dan yang pasti temen-temen tidak perlu risau," ujar dia, Jumat (26/2/2021).

Dia menjelaslan, pemerintah berupaya bekerja secepat mungkin dalam program tersebut. Pihaknya juga memahami, saat ini banyak orang membutuhkan bantuan. Maka itu, hal ini sebagai alasan untuk menjalan program tersebut.

"Kami memahami kondisi yang ada di masyarakat membutuhkan bantuan," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini