Tak Bisa Jualan Listrik saat Banjir, PLN Disjaya Diperkirakan Rugi Nyaris Rp1 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 28 Februari 2021 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 320 2369824 tak-bisa-jualan-listrik-saat-banjir-pln-disjaya-diperkirakan-rugi-nyaris-rp1-miliar-MJ7e4gEJ5Y.jpg Ilustrasi Banjir (Okezone)

JAKARTA - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) memperkirakan potential loss yang diakibatkan banjir Jakarta beberapa waktu lalu hampir menyentuh angka Rp1 miliar. Di mana berdasarkan perkiraan, angka kehilangan potensi pendapatan dari penjualan listrik mencapai Rp960 juta.

General Manager PLN Disjaya Doddy Pangaribuan mengatakan, akibat banjir di Jakarta berdampak pada penjualan listrik ke pelanggan. Karena ada sekitar 803 kilowatt per hour (KwH) yang tidak bisa dijual ke pelanggan.

 Baca juga: Listrik di Balai Bupati Kampar Diputus, Pemkab Balas Segel Kantor PLN

"Kalau di-Rupiahkan sekitar Rp960 juta selama tiga hari. Dari pelanggan terdampak tadi. Itu bukan rugi ya, itu listriknya yang tidak terjual," ujarnya kepada Media, Minggu (28/2/2021).

Mengenai kerugiannya, Doddy mengaku belum melakukan perhitungan. Sebab, pihaknya masih fokus untuk memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan.

 Baca juga: Warga Jakarta, Listrik Terdampak Banjir Pulih 100%

"Prinsipnya saat kejadian itu belum memikirkan kerugian. Yang kami fokuskan pemulihan. Setelah selesai baru kita itung itung," jelasnya.

Namun Doddy memastikan jika kerugian akibat padamnya listrik karena banjir ini sangat minim. Meskipun ada beberapa gardu listrik milik PLN yang terendam banjir.

"Salah satu kerugian itu, misalnya ada gardu induk yang masih terendam. Tapi kerugian ini minim kok. Biasanya kami bersihkan dan kami semprot. Kita keringkan dan kita lapisi lapisan khusus. Biar enggak terkena air. Lalu kami lakukan pengujian," jelasnya.

Menurut Doddy, potensial loss ini dikarenakan pihaknya tidak bisa menjual listrik ke pelanggan karena harus dipadamkan. Pemadaman sendiri dilakukan untuk menjaga keamanan masyarakat dari sengatan listrik.

"Lalu dari sisi pelanggan sudah aman. Jadi biar bisa kita nyalakan. Rugi minim kok. Tapi barangkali, ya kami jadi ada losess gak jual listrik. Tapi itu gak berhitung itu saja," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini