Kriteria CPNS 2021 versi Wapres Ma'ruf Amin

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 04 Maret 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 320 2372335 kriteria-cpns-2021-versi-wapres-ma-ruf-amin-hSjaiFU2yB.jpeg Tes SKD CPNS 2019. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pada tahun ini pemerintah akan membuka lowongan untuk mengisi pegawai pemerintahan. Ada dua metode rekrutmen yang akan digunakan yang pertama melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan yang kedua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, dalam mencari bibit lewat CPNS atau PPPK harus mengikuti kebutuhan perkembangan zaman yang terjadi tak hanya di Indonesia tapi dunia. Selain itu, dibutuhkan juga pegawai yang bisa cepat untuk beradaptasi.

Baca Juga: Formasi CPNS dan PPPK 2021: Paling Banyak Guru, Disusul Tenaga Kesehatan

"Oleh karena itu program rekrutmen ASN tahun 2021 harus diletakkan dalam konteks perkembangan lingkungan global dan perkembangan tuntutan masyarakat terhadap kualitas birokrasi ke depan," ujarnya dalam acara Rakor Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan CASN 2021, Kamis (4/3/2021).

Baca Juga: Ada 1,3 Juta Lowongan CPNS dan PPPK, Ini Bocorannya

Menurut Wapres, rekrutmen pegawai pemerintahan juga harus dilakukan dengan benar. Sebab menurutnya, proses rekrutmen merupakan tahapan yang sangat krusial dan akan mempengaruhi kualitas birokrasi Indonesia ke depan.

"Saya minta agar hal ini benar-benar menjadi perhatian kita bersama karena rekrutmen merupakan tahap yang sangat menentukan keberhasilan kita dalam mencapai kualitas birokrasi masa depan yang kita cita-citakan," jelasnya.

Apalagi lanjut Ma'ruf, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah hal yang dilakukan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia maju. Karena dengan kualitas SDM yang baik ini juga dapat memacu pemerintah untuk bekerja lebih cepat, adaptif dan inovatif.

Dengan kinerja yang cepat, adaptif dan inovatif akan berdampak kepada peningkatan daya saing Indonesia di mata global. Hal ini juga nantinya akan bermanfaat bagi perekonomian Indonesia ke depan.

"Aparatur Sipil Negara merupakan aset bangsa yang sangat penting guna menjalankan pemerintahan yang responsif dan efektif," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini