Perhatikan 3 Hal ini Sebelum Buka Bisnis Refinishing Furnitur

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Jum'at 05 Maret 2021 05:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 455 2372244 perhatikan-3-hal-ini-sebelum-buka-bisnis-refinishing-furnitur-kiLSyO8tNq.jpg Furnitur (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Memperbarui furnitur rumah bisa dijadikan peluang bisnis dalam bentuk refinishing, yaitu dengan memperbaiki kembali perabotan rumah yang membutuhkan perbaikan.

Perbaikan furnitur membutuhkan pengetahuan tentang pertukangan untuk memperbaiki barang yang rusak, seperti melonggarkan laci yang macet atau menata ulang kaki. Refinishing melibatkan pengupasan cat atau lapisan lama, pengamplasan, dan pengaplikasian lapisan cat atau noda.

Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Jumat (5/3/2021), membuka bisnis refinishing furnitur bisa membuat seseorang mendapatkan penghasilan tambahan dari rumah untuk memperbaiki barang yang dibawa ke lokasi usaha ataupun mendatangi pelanggan.

Baca Juga: 5 Ide Bisnis Online untuk Emak-Emak

Namun, sebelum beranjak memikirkan penghasilan sebaiknya memperhatikan keuntungan dan kekurangan dari bisnis tersebut. Hal itu bertujuan untuk mematangkan rencana atau tujuan usaha yang ingin dibangun. Setelah itu, pikirkan strategi pemasarannya supaya bisnis tersebut bisa diketahui banyak orang.

Berikut ini telah Okezone rangkum beberapa keuntungan dan kekurangan serta strategi pemasaran dari membuka bisnis refinishing furnitur rumah.

 

1. Keuntungan

Ada beberapa keuntungan memulai bisnis refinishing furnitur:

• Bisa mendapatkan penghasilan berbasis rumah.

• Dapat membangun basis klien yang bekerja dengan orang-orang yang menyukai barang antik dan bersedia membayar untuk pemolesan ulang kustom.

• Bisa menentukan jadwal sendiri, apakah itu larut malam, di sekitar pekerjaan utama yang ada, atau paruh waktu sebagai pekerjaan sampingan.

• Dengan mengadakan bengkel di rumah, pengeluaran dapat dihemat karena tidak harus menyewa etalase atau bengkel.

• Jika sudah memiliki ruang dan peralatan untuk memperbaiki furnitur, biaya awal bisa relatif rendah.

2. Kekurangan

Ada beberapa kerugian dalam memulai bisnis pemolesan ulang furnitur, termasuk:

• Perlu waktu untuk membangun klien yang konsisten.

• Persaingan bisa ketat di beberapa wilayah.

• Penetapan harga layanan bisa menjadi tantangan karena perlu mengetahui biaya bahan, waktu yang terlibat dalam pekerjaan, dan biaya overhead. Hal itu disebabkan oleh setiap item berbeda, dengan berbagai tingkat kebutuhan sehingga harus memberikan perkiraan individual untuk setiap pekerjaan.

• Perbaikan furnitur adalah pekerjaan soliter, yang bisa membuat kesepian.

• Beberapa aspek memperbaiki furnitur bisa berbahaya, seperti bahan pengupasan beracun. Oleh sebab itu, pastikan menggunakan dan menerapkan semua tindakan pencegahan keselamatan untuk menghindari cedera atau penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan itu.

3. Strategi Pemasaran

Buat materi pemasaran seperti kartu nama, iklan cetak dan online, papan nama kendaraan, dan situs web untuk mempromosikan bisnis tersebut.

Mulailah membangun jaringan untuk membangun hubungan dengan pedagang barang antik, pasar loak, dan kolektor untuk menyebarkan berita tentang layanan bisnis mandiri itu dan promosikan bisnis secara berulang.

Pertimbangkan untuk mengadakan pameran di pasar loak, pameran dagang, dan pameran rumah. Ketika memberikan layanan berkualitas dan mengirimkan produk tepat waktu kepada pelanggan, pelanggan itu akan merekomendasikan untuk pergi ke bisnis tersebut sehingga bisnis dikenal oleh masyarakat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini