IHSG Sepekan Menguat 0,27% tapi Kapitalisasi Bursa Merosot, Cek 4 Faktanya

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 07 Maret 2021 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 278 2373424 ihsg-sepekan-menguat-0-27-tapi-kapitalisasi-bursa-merosot-cek-4-faktanya-6GqxDv6mRS.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pergerakan Pasar Modal Indonesia pada pekan pertama Maret 2021 bergerak fluktuatif. Hal ini dapat dilihat dari pergerakan IHSG dan kapitalisasi bursa.

Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 1-5 Maret 2021 yang dirangkum Okezone pada Minggu (7/3/2020):

1. IHSG Menguat 0,27%

Meski IHSG menguat 0,27% dalam sepekan, namun kapitalisasi pasar bursa turun 0,05%. Tercatat IHSG menguat 0,27% atau ditutup pada level 6.258,749 dari level 6.241,796 pada penutupan perdagangan pekan sebelumnya.

Sedangkan kapitalisasi pasar Bursa turun 0,05% menjadi sebesar Rp7.352,213 triliun dari Rp7.355,579 triliun pada pekan lalu. Demikian dilansir dalam keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Bursa Tergerus Jadi Rp7.352 Triliun 

2. Frekuensi Harian Bursa Naik 0,85%

Sementara itu, rata-rata frekuensi harian Bursa mengalami peningkatan sebesar 0,85% menjadi 1.408.070 kali transaksi dari 1.396.236 kali transaksi pada sepekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian pada pekan ini juga turun sebesar 0,74% menjadi 22,015 miliar saham dari 22,180 miliar saham pada pekan yang lalu.

Penurunan sebesar 14,41% terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sepekan menjadi Rp14,216 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yaitu sebesar Rp16,610 triliun.

3. Investor Asing Catatkan Jual Bersih Rp957 Miliar

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp957,06 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp14,209 triliun.

Kemudian Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.076,55 triliun dan USD400,00 juta. Selain itu, tercatat Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp7,25 triliun.

4. Wijaya Karya Terbitkan Obligasi Berlanjutan I

Pada pekan ini tepatnya Kamis (4/3), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp2.500.000.000.000,00, sedangkan Sukuk Mudharabah dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp500.000.000.000,00. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi ini adalah idA (Single A) dan untuk Sukuk Mudharabah adalah idA(sy) (Single A Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 13 Emisi dari 11 Emiten dengan nilai sebesar Rp11,85 triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk tercatat di BEI saat ini berjumlah 475 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp427,10 triliun dan USD47,5 juta yang diterbitkan oleh 130 Emiten.(dni)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini