Ikan Diambil dari Laut RI Rp220 Triliun, Kok PNBP Kelautan Cuma Rp600 Miliar?

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 320 2373463 ikan-diambil-dari-laut-ri-rp220-triliun-kok-pnbp-kelautan-cuma-rp600-miliar-CWxj7tNUoI.jpg Ikan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk sumber daya kelautan hanya mencapai Rp600 miliar per tahun. Padahal, tingkat pendapatan pendapatan tangkap laut mencapai Rp220 triliun per tahunnya.

PNBP juga tercatat lebih kecil dari pada nilai yang berada di pertambangan yang mencapai 5%-10% dari angka yang diperoleh.

Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia (BRSDM) KKP Sjarief Widjaja menyebut, kecilnya sumbangsi sumber daya kelautan untuk kas negara, mendorong Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, merumuskan salah satu pokok pikirannya yakni meningkatkan PNBP untuk sektor kelautan.

"Sumber daya kelautan ini perlu didorong, nanti saya berikan gambarannya, kenapa itu? Contohnya perikanan tangkap, bisnis opportunity yang sudah terjadi, omzetnya, value yang sudah ditarik dari laut, itu Rp220 triliun per tahun. Tetapi PNBP-nya hanya Rp600 miliar," ujar dia Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga: PNBP Rp12 Triliun, Menteri Trenggono Ingin Tarik Pungutan Hasil Tangkap Ikan 

KKP menargetkan PNBP sumber daya kelautan akan mencapai Rp12 triliun. Target itu akan mulai implementasikan pada tahun 2021 ini. Di sisi lain, pihaknya juga akan meningkatkan penghasilan para nelayan.

"Sekarang kita mau mendorong PNBP-nya dari Rp600 miliar itu akan kita dorong menjadi Rp12 triliun untuk tahun ini. Dengan begitu kita bisa membuat return kepada nelayan kecil agar kapasitas mereka bisa kita tingkatkan," tutur dia.

Untuk meningkatkan nilai PNBP, KKP akan memanfaatkan atau melakukan budidaya komoditas unggulan yang diperkirakan bisa di bawah ke pasar internasional. Adapun Komoditas tersebut adalah udang, lobster, rumput laut, dan komoditas lainnya.

Dia mencatat, potensi komoditas laut tersebut sangat potensial di pasar global. Saat ini nilai pasarnya mencapai 162 miliar dolar AS. Udang misalnya mencapai 24 miliar dolar AS.

"Ada 162 miliar dolar AS pasar yang sudah ready saat ini, bukan demand, tapi pasar. Karena demand harus lebih besar dari itu. Tapi ini 162 miliar dolar AS. Dan paling besar adalah udang ini 24 miliar dolar AS," tutur dia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini