Dicabut Jokowi, Kepala BKPM Revisi Izin Investasi Miras

Ferdi Rantung, Jurnalis · Sabtu 06 Maret 2021 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 320 2373482 dicabut-jokowi-kepala-bkpm-revisi-izin-investasi-miras-RrutVg1ChE.jpg Kepala BKPM (Foto: Setkab)

JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengkaji ulang terkait izin investasi miras yang telah dicabut Presiden Jokowi. Hal ini disampaikan Bahlil dalam Rakernas Hipmi 2021.

Bahlil menjelaskan, mulanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal untuk menampung aspirasi dari daerah. Sebab, banyak para petani minuman keras daerah tidak bisa mengembangkan usahanya karena terbentur aturan.

"Kemudian itu diatur dalam PP 10 2021, dengan melihat rekomendasi dari Gubernur tapi kemudian kita di-torpedo bos, dihajar karena seolah-olah karena kepala BKPM mantan ketum Hipmi jadi diizinkan aja tuh barang" kata Bahlil dalam Rakernas Hipmi 2021, Sabtu (6/3/2021)

Baca Juga: Kepala BKPM Ungkap Pengusul Izin Investasi Miras di Perpres 

Kendati demikian, saat ini BKPM kata Bahlil sedang merevisi aturan yang telah dicabut oleh Presiden tersebut.

"Aturan itu dipending. Kita cabut lampiran itu yang di lampiran 3 nomor 31,32,33 itu kita cabut. Nah sekarang kita lagi merevisi dan mencari narasi yang tepat untuk mengakomodir aspirasi tadi," jelasnya.

Bahlil menjelaskan, sejatinya aturan izin investasi miras sudah ada sejak 1931. Dan setiap zaman ada keluar izin mengenai miras.

"Sudah ada 109 izin alkohol ini, di DKI pun ada, di Bali juga ada. Jadi jangan berpersepsi dibuka zaman ini saja," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini