Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat di Daerah Ini Banyak Jadi Investor Saham

Masyarakat di Daerah Ini Banyak Jadi Investor Saham
Investor Saham di NTT Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat pertumbuhan investor saham pasar modal di NTT meningkat drastis mencapai 8.634 investor per Februari 2021.

"Dalam dua bulan, Januari-Februari 2021 hampir setengah target kami untuk investor saham di NTT tercapai," kata Kepala Kantor Perwakilan BEI NTT, Adevi Sabath Sofani, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (10/3/2021).

Baca Juga: 24 Emiten Cari Modal Tambahan di Bursa

Disampaikannya, pada Desember 2020 jumlah investor saham di NTT tercatat sebanyak 7.391 investor. Namun selanjutya, terjadi pertumbuhan yang mengagetkan pada Januari 2021 menjadi 8.040 investor dan meningkat lagi pada Februari menjadi 8.634 investor.

Meskipun investor saham di NTT bertumbuh cukul drastis, lanjut Sofani, BEI NTT masih memiliki pekerjaan rumah yang banyak terutama berkaitan dengan edukasi tentang saham kepada masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan ini.

Baca Juga: Batas Modal Disetor untuk Bursa Efek Naik Jadi Rp100 Miliar

“Setidaknya 50% dari inklusi yang ada itu kita dapatkan dari sekolah pasar modal dan edukasi, tetapi 50% lainnya ini yang kita jaga sekali," katanya.

Dirinya menambahkan, investor yang berinvestasi di pasar saham perlu mendapat edukasi yang memadai karena di era digitalisasi banyak informasi yang sulit disaring antara yang benar atau salah. Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan kegiatan sekolah pasar modal dan edukasi belajar saham bersama masing-masing sebanyak dua kali pertemuan dalam sebulan.

”Kami terus berupaya agar masyarakat NTT teredukasi dengan baik soal investasi saham atau pasar modal," ujar Sofani.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement