5 Tips Atur Keuangan bagi Pengantin Baru

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Kamis 11 Maret 2021 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 622 2375592 5-tips-atur-keuangan-bagi-pengantin-baru-DpBi87ieti.jpg Menikah (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menjadi pasangan suami istri baru tentunya harus mengatur kehidupan dan keuangan rumah tangga. Tanpa pengeleloaan keuangan yang benar, uang terkadang bisa menjadi sumber konflik dalam sebuah pernikahan.

Keuangan berdampak besar pada banyak pilihan gaya hidup pasangan. Terbuka dan saling mengetahui kondisi finansial satu sama lain merupakan salah satu kunci kesuksesan mengelola keuangan dalam kehidupan rumah tangga.

Baca Juga: Cara Mudah Sisihkan Gaji untuk Menabung

Melansir dari Real Simple, Kamis (11/3/2021) Berikut lima cara mengatur finansial untuk pasangan suami istri baru.

Pertama, membuat rekening bersama. Sebagian pasangan yang sudah menikah pasti memiliki rekening masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses transaksi dan pemenuhan kebutuhan pribadi. Namun tidak ada salahnya untuk membuka satu rekening lagi atas nama bersama. Bisa digunakan untuk biya rumah, keperluan sehari-hari dan tabungan liburan.Dengan membuka rekening bersama, secara tidak langsung membangun kepercayaan antar satu sama lain.

Baca Juga: Pentingnya Perencanaan Dana Pensiun agar di Masa Tua Tak Bingung

Kedua, saling terbuka. Dengan mengenal keadaan finansial pasangan satu sama lain merupakan hal yang harus dilakukan dalam sebuah hubungan, terlebih suami istri. Penelitian menunjukkan bahwa memahami keadaan finansial masing-masing pasangan dapat membantu menumbuhkan lebih banyak penerimaan dan empati dalam hubungan. Jika sedang mengalami masalah keuangan, seperti pengeluaran yang membengkak, dan pasangan selalu emosi ketika membicarakannya, coba untuk konsultasi dengan terapis keuangan.

Ketiga, membantu melunasi utang pasangan. Dalam 86 persen pernikahan, setidaknya satu dari pasangan tersebut memiliki utang. Meskipun pasangan tidak secara hukum bertanggung jawab atas hutang pasangannya. Namun harus selalu suportif dan membantu merencanakan strategi bagaimana melunasinya. Mungkin beberapa pengeluaran ada yang harus dikurangi, seperti memangkas biaya liburan atau tidak ada jadwal makan di luar.

Keempat, membagi tagihan. Adil tidak selamanya 50 banding 50. Bisa disesuaikan dengan penghasilan yang dihasilkan satu sama lain. Selama pasangan saling merasa nyaman dengan pembagian tagihan, itu adil. Banyak penasihat keuangan menyarankan pembagian secara proporsional berdasarkan pendapatan. Kemudian setor bagian pembayaran dari gaji ke dalam rekening bersama.

Kelima, merencanakan hari tua. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, sisihkan pendapatan untuk tabungan masa tua. Dri penghasilan yang didapat usahakan ditabung atau diinvestasikan. Jika tidak uang akan habis begitu saja. Nah disitulah perah penting tabungan dan investasi masa tua, selain untuk mengelola keuangan, juga dapat menjadi aset untuk masa depan. Tabungan dan investasi yang dipunya akan menjamin kehidupannya kelak di masa tua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini