Tak Usah Takut Bersaing, Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Berbisnis

Reza Andrafirdaus, Jurnalis · Minggu 14 Maret 2021 21:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 11 455 2376091 tak-usah-takut-bersaing-lakukan-5-hal-ini-sebelum-berbisnis-QnY8T9wyJq.jpg Peluang Bisnis (Shutterstock)

JAKARTA – Melakukan riset pasar sebelum memulai dan saat melakukan bisnis perlu dilakukan. Riset tersebut berguna untuk memperkuat produk dan layanan bisnis yang akan ditawarkan.

Selama awal riset, mungkin akan menemukan bahwa bisnis lain menawarkan produk atau layanan serupa di dalam pasar target yang dituju, tetapi ini tidak berarti model bisnis yang dibuat pasti gagal.

 Baca juga: Ingin Mulai Bisnis Kecil-kecilan? Intip 3 Perencanaannya

Dilansir dari The Balance Small Business, Jakarta, Minggu (4/3/2021), riset pasar bertujuan untuk menghadapi persaingan dan menggarisbawahi pentingnya memperkuat nilai produk atau layanan yang diberikan serta mengidentifikasi mengapa penawaran pesaing tidak dapat menandingi penawaran yang direncanakan diri sendiri.

Berikut ini telah Okezone rangkum 5 tips riset pasar untuk mengetahui dan meneliti pesaing bisnis dalam kegiatan perekonomian.

 Baca juga: Intip Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Framing Gambar

1. Kumpulkan Informasi Penting

Setelah mengidentifikasi pesaing utama, seseorang harus mempelajari produk atau layanan apa yang mereka tawarkan dan kepada siapa. Mendokumentasikan metodologi penetapan harga , posisi dan merek, serta reputasi pasar secara keseluruhan. Oleh sebab itu, mengumpulkan beberapa informasi penting santa diperlukan.

2. Ketahui Jenis Pesaing

Ketahui apakah mereka menawarkan persaingan langsung, yaitu produk yang sama kepada klien yang sama), persaingan tidak langsung, yaitu produk yang sedikit berbeda kepada klien yang berbeda dalam pasar yang sama, atau persaingan substitusi, yaitu menawarkan produk dan layanan yang berbeda ke klien yang sama di pasar yang sama.

3. Identifikasi Keunggulan Kompetitif

Dengan melakukan penelitian tentang persaingan, seseorang dapat mengidentifikasi kekuatan bisnisnya sendiri yang berbeda dan dapat menarik klien yang ditargetkan. Keunggulan kompetitif ini dapat membantu membuat pesan dan citra merek yang akan membedakan dari pesaing.

4. Lakukan Analisis Kekuatan dan Kelemahan

 

Dalam berbisnis harus dengan cermat mendokumentasikan apa yang membuat pesaing kuat dan apa yang membuat mereka lemah. Dengan menelusuri ulasan online, mengunjungi etalase fisik, atau berbicara dengan pelanggan mereka, bagaimana persepsi persaingan dalam pasar target dapat ditentukan.

5. Jangkau Pesaing

Ini mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, tetapi dengan berkomunikasi langsung dengan pesaing, seseorang dapat mengumpulkan informasi penting untuk membantu membedakan bisnis yang dijalankan di dalam pasar. Membangun hubungan yang jujur dengan pesaing juga dapat menghasilkan kemitraan atau bimbingan yang bermanfaat di masa depan. (rzy)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini