Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stimulus Jumbo Joe Biden Cair, Saham Apple hingga Facebook Meroket

Stimulus Jumbo Joe Biden Cair, Saham Apple hingga Facebook Meroket
Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Wall Street berakhir meroket pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan indeks S&P 500 dan Dow mencapai rekor tertinggi setelah kekhawatiran kenaikan inflasi mereda.

Sementara penurunan klaim pengangguran mingguan AS yang lebih besar dari perkiraan dan penandatanganan RUU stimulus besar-besaran, memperkuat ekspektasi pemulihan ekonomi yang kuat.

Baca Juga: Wall Street Bervariasi Usai Pengesahan Stimulus USD1,9 Triliun

Melansir Antara, Jumat (12/3/2021), indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 188,57 poin atau 0,58%, menjadi berakhir di 32.485,59 poin. Indeks S&P 500 bertambah 40,53 poin atau 1,04%, menjadi ditutup pada 3.939,34 poin. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 329,84 poin atau 2,52%, menjadi menetap di 13.398,67 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor teknologi terdongkrak 2,12%, memimpin kenaikan. Sektor industri dan layanan komunikasi S&P 500 mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Sementara itu, sektor keuangan tergelincir 0,28%, merupakan kelompok dengan berkinerja terburuk.

Baca Juga: Wall Street Hijau, Indeks Nasdaq Terangkat Saham Teknologi

Saham-saham mega-cap Microsoft Corp, Apple Inc, Facebook Inc dan Amazon.com Inc memimpin reli, menutup kerugian dari kemunduran baru-baru ini dan membantu indeks acuan S&P 500 melampaui penutupan 12 Februari di 3.934,83 poin.

Indeks saham blue-chips Dow mencetak rekor baru untuk sesi keempat berturut-turut, sementara Nasdaq yang sarat saham-saham teknologi sekarang kurang dari 5,0% di bawah puncak 12 Februari setelah merosot lebih dari 10% untuk mengonfirmasi koreksi pada awal minggu ini.

Presiden Joe Biden menandatangani rancangan undang-undang stimulus senilai 1,9 triliun dolar AS menjadi undang-undang pada Kamis (11/3/2021), memperingati satu tahun lockdown AS atas pandemi virus corona dengan tindakan yang dirancang untuk memberikan bantuan kepada warga Amerika dan meningkatkan ekonomi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement